- Polresta Solo mengamankan 23 oknum suporter Persis Solo karena miras, petasan, dan flare saat laga versus Persita, Minggu (04/1/2026).
- Aparat menyita barang bukti berupa 72 _red flare_, enam _smoke_, lima pipa asap, dan enam petasan melanggar keamanan stadion.
- Pengamanan melibatkan 491 personel gabungan, berhasil menjaga situasi kondusif meskipun sempat terjadi penyalaan flare.
SuaraSurakarta.id - Polresta Solo mengamankan puluhan oknum suporter Persis Solo yang kedapatan dalam kondisi terpengaruh minuman keras serta membawa barang-barang terlarang berupa petasan dan flare saat pertandingan BRI Super League antara Persis Solo melawan Persita Tangerang di Stadion Manahan, Minggu (04/1/2026) sore.
Seperti diketahui, sejumlah oknum suporter sempay menyalakan flare jelang pertandingan bubar, sehingga wasit sempat menghentikan laga.
Kapolresta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah preventif dan represif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mengingat laga tersebut memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi.
"Dalam pengamanan pertandingan Persis Solo melawan Persita Tangerang ini, kami mengamankan sebanyak 23 oknum suporter Persis Solo yang kedapatan habis mengonsumsi minuman keras serta membawa petasan dan flare yang berpotensi membahayakan keselamatan penonton lainnya," kata Kapolresta.
Lebih lanjut Kapolresta menjelaskan, dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 72 buah red flare, 6 buah smoke, 5 buah pipa asap, serta 6 buah petasan.
Seluruh barang bukti tersebut dinilai melanggar ketentuan keamanan stadion dan berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
"Selanjutnya, para oknum suporter beserta barang bukti kami bawa ke Mako Polresta Solo untuk dilakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut sesuai dengan prosedur yang berlaku," tegasnya.
Dalam pengamanan laga tersebut, Polresta Surakarta mengerahkan 491 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, serta instansi terkait, yang disebar di berbagai titik strategis mulai dari pintu masuk stadion, area tribun, hingga jalur kedatangan dan kepulangan penonton.
Meski sempat terjadi aksi penyalaan flare di atas tribun oleh sebagian suporter yang diduga kecewa atas hasil pertandingan, aparat keamanan dengan sigap melakukan pengendalian situasi sehingga tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
Baca Juga: Sambut Libur Nataru, Satlantas Polresta Solo Siapkan Rekayasa Lalu-lintas
"Alhamdulillah, secara umum pertandingan dapat berjalan aman dan kondusif hingga selesai. Kami mengapresiasi kerja sama seluruh pihak, termasuk mayoritas suporter yang tetap menjaga ketertiban," tambah Kapolresta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dan Puluhan Musisi di De Tjolomadoe
-
Duh! Gusti Moeng Diancam Disomasi 2x24 Jam dan Dituduh Curi Gamelan Sekaten
-
BRI Hadirkan Momen Haru, Yuni Lestari Bertemu Sang Ibu Setelah 10 Tahun di Taiwan
-
BRI Perluas Ekosistem Digital di Taiwan Lewat Peluncuran BRImo Taiwan
-
Oktafianus Fernando Resmi Gabung Persis Solo, Bidik Promosi Super League