Ronald Seger Prabowo
Senin, 05 Januari 2026 | 09:10 WIB
Oknum suporter Persis Solo saat menyalakan flare dalam laga melawan Persita Tangerang di Stadion Manahan, Minggu (4/1/2025). [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]
Baca 10 detik
  • Polresta Solo mengamankan 23 oknum suporter Persis Solo karena miras, petasan, dan flare saat laga versus Persita, Minggu (04/1/2026).
  • Aparat menyita barang bukti berupa 72 _red flare_, enam _smoke_, lima pipa asap, dan enam petasan melanggar keamanan stadion.
  • Pengamanan melibatkan 491 personel gabungan, berhasil menjaga situasi kondusif meskipun sempat terjadi penyalaan flare.

SuaraSurakarta.id - Polresta Solo mengamankan puluhan oknum suporter Persis Solo yang kedapatan dalam kondisi terpengaruh minuman keras serta membawa barang-barang terlarang berupa petasan dan flare saat pertandingan BRI Super League antara Persis Solo melawan Persita Tangerang di Stadion Manahan, Minggu (04/1/2026) sore.

Seperti diketahui, sejumlah oknum suporter sempay menyalakan flare jelang pertandingan bubar, sehingga wasit sempat menghentikan laga.

Kapolresta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah preventif dan represif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mengingat laga tersebut memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi.

"Dalam pengamanan pertandingan Persis Solo melawan Persita Tangerang ini, kami mengamankan sebanyak 23 oknum suporter Persis Solo yang kedapatan habis mengonsumsi minuman keras serta membawa petasan dan flare yang berpotensi membahayakan keselamatan penonton lainnya," kata Kapolresta.

Lebih lanjut Kapolresta menjelaskan, dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 72 buah red flare, 6 buah smoke, 5 buah pipa asap, serta 6 buah petasan.

Seluruh barang bukti tersebut dinilai melanggar ketentuan keamanan stadion dan berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

"Selanjutnya, para oknum suporter beserta barang bukti kami bawa ke Mako Polresta Solo untuk dilakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut sesuai dengan prosedur yang berlaku," tegasnya.

Dalam pengamanan laga tersebut, Polresta Surakarta mengerahkan 491 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, serta instansi terkait, yang disebar di berbagai titik strategis mulai dari pintu masuk stadion, area tribun, hingga jalur kedatangan dan kepulangan penonton.

Meski sempat terjadi aksi penyalaan flare di atas tribun oleh sebagian suporter yang diduga kecewa atas hasil pertandingan, aparat keamanan dengan sigap melakukan pengendalian situasi sehingga tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.

Baca Juga: Sambut Libur Nataru, Satlantas Polresta Solo Siapkan Rekayasa Lalu-lintas

"Alhamdulillah, secara umum pertandingan dapat berjalan aman dan kondusif hingga selesai. Kami mengapresiasi kerja sama seluruh pihak, termasuk mayoritas suporter yang tetap menjaga ketertiban," tambah Kapolresta.

Load More