- Satlantas Polresta Solo melakukan rekayasa lalu lintas mengantisipasi kepadatan saat libur Nataru di beberapa titik utama.
- Pengamanan melibatkan pemanfaatan teknologi *smart city* serta penempatan personel untuk mengurai potensi kemacetan arus.
- Polresta Solo menyediakan layanan darurat 110 dan fasilitas terpadu seperti servis gratis serta pengecekan kesehatan.
SuaraSurakarta.id - Satlantas Polresta Solo menyiapkan sejumlah rekayasa lalu-lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan menghadapi libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru.
Kasatlantas Kompol Agung Yudiawan memaparkan, kepadatan di sejumlah titik pusat kegiatan masyarakat yang menggunakan jalan sebagai lokasinya.
Mulai di jalan Gatot Subroto (Gatsu), Jalan Diponegoro atau Ngarsopuro, Jalan RE Martadinata Ketandan (akhir pekan), hingga sepanjang Jalan Slamet Riyadi saat Car Free Night atau malam tahun baru.
"Pastinya untuk di wilayah kota Surakarta termasuk Slamet Riyadi memang berpotensi terjadi rawan kepadatan arus apalagi pada saat malam tahun baru. Kami mengantisipasi dengan memanfaatkan teknologi smart city baik dari pantauan CCTV hingga penempatan personel untuk mengurai arus kendaraan terutama pada saat terjadi potensi kemacetan," kata Agung mewakili Kapolresta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo ditemui di Pos Pelayanan (Posyan) Nataru 2025 di Benteng Vastenburg Solo, Selasa (23/12/2025).
Tak lupa Agung pun menghimbau kepada masyarakat terutama pengguna jalan baik pemudik maupun wisatawan untuk bisa memanfaatkan layanan yang disediakan Polresta Solo apabila mengalami kendala saat berkendara.
"Kami memiliki layanan telepon 110 yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di liburan Nataru. Dengan menghubungi layanan ini kepolisian akan langsung hadir sesuai aduan masyarakat tidak hanya terlihat masalah lalu lintas," sebut dia.
Tak hanya layanan telpon, di sejumlah pos pengamanan seperti Pos PAM Terpadu Nataru di Benteng Vastenburg, Agung menyebut pihaknya menyediakan berbagai fasilitas yang bisa dimanfaatkan baik pemudik, wisatawan maupun pengendara kendaraan asal Solo sendiri.
"Sebagai bentuk rasa aman bagi masyarakat, kami juga berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memberikan layanan maksimal baik bagi pemudik, wisatawan, maupun warga Solo seperti servise gratis dan pengecekan kesehatan gratis, sampai mengurus SKCK maupun membayar pajak kendaraan atau membuat SIM," pungkas Agung.
Agung memperkirakan bahwa kenaikan volume kendaraan akan mulai nampak terlihat pada Rabu (24/12/2025) besok.
Baca Juga: Nekat Pesta Miras di Siang Bolong, Tiga Pria Ini Dikukut Polisi di Kawasan Manahan
Meski demikian, dirinya menyebut sama halnya dengan libur Lebaran tahun ini. Kenaikan volume kendaraan yang masuk ke kota Solo akan terjadi di tanggal-tanggal merah seperti Natal, tahun baru maupun akhir pekan.
"Dari perbandingan kami dari counting dari tahun lalu dengan tahun 2025 akan ada penurunan. Mengingat tanggal Natal berada di tengah pekan. Ini dimungkinkan adanya penurunan kepadatan kendaraan masuk di kota Solo," tegas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
All Stars Solo Terhenti di Perempat Final MLSC All-Stars 2026, Pelatih Bangga dengan Perjuangan Tim
-
Gara-Gara Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Diperingatkan Gerindra
-
Jokowi Siapkan Agenda Keliling Indonesia, Besok ke Lampung
-
Dapur SPPG Ketaon Boyolali Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp21 Juta
-
Lebih dari Sekadar Lari: Soeharso Inclusive Run 2026 Rayakan Keberagaman dan Kesehatan