Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:58 WIB
Wali Kota Solo Respati Ardi saat ditemui di DPRD Kota Solo. (Suara.com/Ari Welianto).
Baca 10 detik
  • Wali Kota Solo Respati Ardi berkomitmen menekan angka kemiskinan dan pengangguran di Kota Solo pada 9 Mei 2026.
  • Pemerintah Kota Solo menyediakan program sekolah rakyat berasrama bagi anak keluarga kurang mampu agar siap bekerja.
  • Pemerintah daerah memberikan pelatihan kerja gratis melalui program rumah siap kerja guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo Respati Ardi menegaskan akan terus berupaya untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Kota Solo.

Respati mengaku angka pengangguran dan kemiskinan di Kota Solo memang masih tinggi.

"Betul sekali. Maka dari itulah sejalan dengan pemerintah pusat, sejalan dengan program-program Pak Presiden Prabowo Subianto akan terus menekan angka pengangguran dan kemiskinan," terangnya, Sabtu (9/5/2026).

Respati menjelaskan upaya yang akan dilakukan, yang pertama adalah sekolah rakyat. Di mana mengintervensi anak-anak dari keluarga di desil satu dan dua.

"Jadi itu akan kita intervensi anaknya agar anaknya diberikan sekolah yang layak, berasrama dan langsung mendapatkan kerja ketika lulus," kata dia.

"Yang kedua itu, rumah siap kerja yang saat ini sudah berjalan. Jadi pemerintah daerah akan mengintervensi pengangguran-pengangguran, mereka diberi pelatihan gratis dan mendapatkan pekerjaan yang layak," lanjutnya.

Respati mengatakan sudah memerintahkan kepada seluruh jajaran OPD untuk bisa menekan itu. Sehingga angkanya bisa turun, kalau bisa tidak ada.

"Saya perintahkan seluruh jajaran OPD, yang pertama adalah angka kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka, pertumbuhan ekonomi dan terpenting itu indeks pembangunan manusia," papar dia.

Respati mentargetkan sebanyak-banyaknya. Kalau target dari presiden itu harus nol, pastinya itu harus optimis dan  bekerja keras.

Baca Juga: 10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!

"Pastinya kita optimis, kita akan intervensi warga-warga kita yang berpenghasilan rendah harus naik kelas. Pemutusan mata rantai di anak-anaknya atau generasi berikutnya," tandasnya.

Respati menambahkan bantuan-bantuan dari pemerintah masih terus dibagikan untuk masyarakat yang membutuhkan.

"Masih terus dibagikan. Kita tidak terus henti-hentinya mengintervensi hal tersebut, jadi kita lakukan terus. Intinya kita fokus mengentaskan kemiskinan," pungkas dia.

Kontributor : Ari Welianto

Load More