- Wali Kota Solo Respati Ardi berkomitmen menekan angka kemiskinan dan pengangguran di Kota Solo pada 9 Mei 2026.
- Pemerintah Kota Solo menyediakan program sekolah rakyat berasrama bagi anak keluarga kurang mampu agar siap bekerja.
- Pemerintah daerah memberikan pelatihan kerja gratis melalui program rumah siap kerja guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo Respati Ardi menegaskan akan terus berupaya untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Kota Solo.
Respati mengaku angka pengangguran dan kemiskinan di Kota Solo memang masih tinggi.
"Betul sekali. Maka dari itulah sejalan dengan pemerintah pusat, sejalan dengan program-program Pak Presiden Prabowo Subianto akan terus menekan angka pengangguran dan kemiskinan," terangnya, Sabtu (9/5/2026).
Respati menjelaskan upaya yang akan dilakukan, yang pertama adalah sekolah rakyat. Di mana mengintervensi anak-anak dari keluarga di desil satu dan dua.
"Jadi itu akan kita intervensi anaknya agar anaknya diberikan sekolah yang layak, berasrama dan langsung mendapatkan kerja ketika lulus," kata dia.
"Yang kedua itu, rumah siap kerja yang saat ini sudah berjalan. Jadi pemerintah daerah akan mengintervensi pengangguran-pengangguran, mereka diberi pelatihan gratis dan mendapatkan pekerjaan yang layak," lanjutnya.
Respati mengatakan sudah memerintahkan kepada seluruh jajaran OPD untuk bisa menekan itu. Sehingga angkanya bisa turun, kalau bisa tidak ada.
"Saya perintahkan seluruh jajaran OPD, yang pertama adalah angka kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka, pertumbuhan ekonomi dan terpenting itu indeks pembangunan manusia," papar dia.
Respati mentargetkan sebanyak-banyaknya. Kalau target dari presiden itu harus nol, pastinya itu harus optimis dan bekerja keras.
Baca Juga: 10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
"Pastinya kita optimis, kita akan intervensi warga-warga kita yang berpenghasilan rendah harus naik kelas. Pemutusan mata rantai di anak-anaknya atau generasi berikutnya," tandasnya.
Respati menambahkan bantuan-bantuan dari pemerintah masih terus dibagikan untuk masyarakat yang membutuhkan.
"Masih terus dibagikan. Kita tidak terus henti-hentinya mengintervensi hal tersebut, jadi kita lakukan terus. Intinya kita fokus mengentaskan kemiskinan," pungkas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Panglima Jilah Undang Jokowi di Acara Adat Bahaupm Bide Bahana, Pertemuan Besar Suku Dayak
-
Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus
-
PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah
-
BRI Optimalkan Likuiditas Dari Dana SAL Untuk Percepat Pembiayaan Sektor Riil
-
Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang