- Pemerintah Kota Solo bersama Kejaksaan Agung meninjau proyek pembangunan Masjid Taman Sriwedari yang mangkrak sejak tahun 2021.
- Wali Kota Respati Ardi mengupayakan penyelesaian pembangunan masjid sebagai bentuk ikhtiar untuk kebaikan seluruh warga Kota Solo.
- Dinas Pekerjaan Umum mewajibkan perhitungan ulang keuangan dari panitia lama sebelum melanjutkan kembali pembangunan kawasan Masjid Sriwedari.
SuaraSurakarta.id - Lama mangkrak, Masjid Sriwedari Solo bakal dilanjutkan dan diselesaikan pembangunannya.
Ini setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) yang didampingi Wali Kota Solo Respati Ardi meninjau penampakan Masjid Taman Sriwedari yang mangkrak.
Pada peninjauan tersebut, wali kota membawa konsep penataan Kawasan Sriwedari dan ditunjukkan kepada Kejagung.
Seperti diketahui, Proyek Masjid Taman Sriwedari Solo dibangun pada tahun 2018 di masa Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. Namun sejak tahun 2021, pembangunan berhenti dan mangkrak hingga saat ini.
Meski belum memberikan jawaban pasti, Wali Kota Solo Respati Ardi menyebut minta doa restunya.
"Bismillah mohon doanya saja, mohon doanya. Ini ikhtiar bersama untuk kebaikan warga Solo," terangnya saat ditemui, Kamis (7/5/2026).
"Saya mohon doanya. Semoga bisa terselesaikan semuanya," lanjut dia.
Ketika ditanyakan apakah akan diselesaikan atau diambil alih, Respati tidak menjawab secara pasti.
"Mohon doanya, mohon doanya," ujarnya.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Bantu Nenek Antar Anak Asuh Yatim Piatu Kejar Cita-cita Jadi Tentara
Respati menjelaskan kalau lahan Sriwedari ini milik warga Solo. Sehingga nantinya akan dilakukan penataan.
"Mohon doanya warga Solo, ini milik warga Solo. Tanah Sriwedari ini dan berdiri di atasnya adalah milik kita semuanya, milik warga Solo," jelas dia.
"(Berati akan diselesaikan mas) Untuk warga Solo," ucapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Kota Solo, Nur Basuki mengatakan dari panitia lama pembangunan harus menyampaikan perhitungan keuangannya seperti apa.
"Itu bisa nanti dijelaskan sudah ada perhitungannya berapa, kurang berapa. Itu nanti bisa diserahkan mungkin ke pemkot atau yang lain. Pada prinsipnya ini harus ada perhitungan ulang dulu," papar dia.
Nur Basuki mengatakan kalau proses pembangunan masjid akan dilanjutkan langkahnya harus seperti itu. Tadi wali kota juga membawa desain lengkap soal penataan kawasan Sriwedari.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gara-Gara Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Diperingatkan Gerindra
-
Jokowi Siapkan Agenda Keliling Indonesia, Besok ke Lampung
-
Dapur SPPG Ketaon Boyolali Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp21 Juta
-
Lebih dari Sekadar Lari: Soeharso Inclusive Run 2026 Rayakan Keberagaman dan Kesehatan
-
Sespri Presiden Prabowo, Rizky Irmansyah Tiba-tiba Temui Jokowi di Solo