Budi Arista Romadhoni
Senin, 10 Agustus 2026 | 16:09 WIB
Panglima Jilah saat ditemui usai menemui Jokowi. [Suara.com/Ari Welianto]
Baca 10 detik
  • Panglima Jilah menyerahkan undangan langsung kepada Presiden ke-7 Jokowi pada Senin, 10 Agustus 2026.
  • Jokowi diundang untuk menghadiri acara adat Suku Dayak bernama Bahaupm Bide Bahana pada 22 Agustus 2026.
  • Pertemuan akbar masyarakat adat tersebut rencananya akan dihadiri oleh sekitar 20 ribu lebih peserta.

SuaraSurakarta.id - Panglima Jilah atau Pangalangok Jilah mengundang Presiden ke-7 Jokowi di acara Bahaupm Bide Bahana pada 22 Agustus 2026 nanti.

Bahaupm Bide Bahana merupakan sebuah acara adat dan pertemuan akbar masyarakat adat Suku Dayak (khusus dari Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule dengan pemimpin negara atau tokoh penting.

Pada kesempatan tersebut, Panglima Jilah datang langsung menemui Jokowi untuk menyerahkan undangan, Senin (10/8/2026).

"Kita mengundang beliau untuk datang di acara Bahaupm Bide Bahana, acara adat kita di tanggal 22 Agustus," terang Panglima Jilah saat ditemui usai bertemu Jokowi, Senin (18/2026).

Panglima Jilah menjelaskan bahaupm bide bahana itu pertemuan besar masyarakat dayak. Itu nanti akan dihadiri sekitar 20 ribu peserta.

"Itu pertemuan besar. Pesertanya itu sekitar 20 ribu lebih yang akan hadir," ungkapnya.

Menurutnya itu bukan merupakan agenda kelilingnya Jokowi seperti di Lampung atau NTT. Tapi memang acara khusus dan beliau akan hadir.

"Bukan, ini acara khusus jadi tidak ada sangkut pautnya dengan agenda keliling beliau. Ini memang khusus acara adat saja.dan beliau tadi menyampaikan akan hadir," jelas dia.

Bukan tanpa alasan kenapa mengundang Jokowi di acara adat tersebut. Karena Jokowi merupakan tokoh bangsa Indonesia dan kecintaan masyarakat dayak terhadap Jokowi.

Baca Juga: 15 Teman Kuliah Jokowi di UGM akan Bersaksi saat Sidang Roy Suryo dan dr Tifa

"Beliau adalah tokoh bangsa ini. Ini kecintaan masyarakat dayak, karena selama menjadi presiden beliau banyak membangun kita juga di sana," paparnya. 

Ketika disinggung apakah akan ada pemberian gelar untuk Jokowi, Panglima Jilah tidak menyampaikan. Karena itu cuma acara besar masyarakat adat.

"Untuk sementara acara ini adalah acara Bahaupm Bede Bahana," tandas dia.

Kontributor : Ari Welianto

Load More