- Presiden ke-7 RI Jokowi meminta kader PSI menyelesaikan masalah internal secara berjenjang hingga tingkat pusat pada Sabtu (1/8/2026).
- Jokowi menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri acara Rakorda DPD PSI Kota Kupang di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
- Ia mendorong seluruh kader PSI untuk bekerja keras membesarkan partai serta konsisten hadir di tengah masyarakat.
SuaraSurakarta.id - Presiden ke-7 RI Jokowi meminta seluruh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengedepankan koordinasi berjenjang dalam menyelesaikan persoalan internal partai.
Namun, apabila berbagai upaya tersebut tidak membuahkan hasil, Jokowi mempersilakan kader datang menemuinya di Solo.
Pesan itu disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (1/8/2026).
"Kalau bisa, selesaikan sendiri. Kalau enggak bisa, sampaikan kepada Ketua DPD. Kalau enggak bisa, minta bantuan kepada Ketua DPW. Kalau enggak bisa lagi, ke DPP. Kalau enggak bisa juga, ke Solo juga tidak apa-apa. Tapi jangan dikit-dikit ke Solo," ujar Jokowi di hadapan ribuan kader PSI.
Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 15.15 WITA mengenakan kemeja putih, celana hitam, serta destar atau ikat kepala khas Indonesia Timur.
Rakorda tersebut turut dihadiri Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie, Sekretaris Jenderal DPP PSI Raja Juli Antoni, Wakil Ketua Umum DPP PSI Isyana Bagoes Oka, Wakil Ketua Umum DPP PSI Ronald Sinaga, serta Ketua DPW PSI NTT Christian Widodo.
Dalam arahannya, Jokowi juga meminta seluruh kader dan pengurus PSI terus hadir di tengah masyarakat serta aktif memperkenalkan identitas baru partai kepada publik.
"Untuk seluruh kader dan pengurus, utamanya Kota Kupang, saya titip agar kita semuanya terus dan konsisten selalu berada di tengah-tengah rakyat," kata Jokowi.
Selain itu, ia mendorong kader PSI untuk bekerja keras membesarkan partai berlambang gajah tersebut dengan memperkuat kerja sama antara pengurus di tingkat DPD, DPW, hingga DPP.
Baca Juga: 15 Teman Kuliah Jokowi di UGM akan Bersaksi saat Sidang Roy Suryo dan dr Tifa
Menurut Jokowi, soliditas dan komunikasi yang baik antarpengurus menjadi kunci dalam memperkuat organisasi sekaligus memperluas kehadiran PSI di tengah masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo
-
Bukan Sekadar Bantuan, Bhakti Presisi Polresta Solo Pererat Kebersamaan dengan Ojol dan Supeltas
-
NICE Gelar 55 Event, Perkuat Posisi sebagai Destinasi MICE Baru
-
BRI Perkuat Program 3 Juta Rumah, Ribuan Debitur Ikut Akad Massal
-
Manfaatkan Kepercayaan Majikan, ART di Solo Diduga Curi Uang dan Perhiasan