- Wali Kota Solo Respati Ardi meninjau langsung talud longsor di Kelurahan Nusukan pada Selasa (13/1/2026) bersama beberapa dinas terkait.
- Respati meminta penanganan komprehensif terhadap longsor dan menekankan mitigasi risiko di wilayah rawan bencana akibat curah hujan tinggi.
- Pemkot Solo menargetkan pengerjaan revitalisasi talud longsor dimulai pekan depan setelah proses asesmen dan koordinasi antar dinas selesai.
SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo, Respati Ardi, meninjau langsung talud longsor di RT 5 RW 24, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Selasa (13/1/2026).
Respati datang bersama Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Solo, Nico Agus, Kapolsek Banjarsari Kompol Harno, Lurah Nusukan Arik, serta perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Setibanya di lokasi, Respati memeriksa sejumlah hal, termasuk penyebab dan dampak terjadinya longsor. Ia kemudian meminta dinas terkait agar penanganan dilakukan secara komprehensif.
“Kami merespons aduan warga terkait adanya tanah yang mengalami longsor dan cukup mengkhawatirkan. Karena itu, kami bergerak cepat untuk menyelesaikannya agar tidak menimbulkan korban maupun dampak yang lebih besar,” kata Respati di sela-sela peninjauan.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa yang berpotensi berakibat fatal, Respati juga menekankan kepada instansi berwenang agar segera melakukan penanganan di wilayah-wilayah rawan bencana. Ia berharap langkah tindak lanjut tersebut dapat meminimalkan dan mencegah dampak cuaca ekstrem.
“Pada kondisi cuaca yang menantang dengan curah hujan tinggi di awal tahun, mitigasi risiko perlu diperkuat, terutama di kawasan sungai yang rawan longsor,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Respati juga mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya mencegah sumbatan aliran air yang dapat menyebabkan genangan. Menurutnya, sampah kerap menjadi pemicu banjir dan bencana alam lainnya.
“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama mencegah terjadinya genangan dan banjir yang tidak diinginkan. Dari hasil peninjauan tadi, masih ditemukan sampah yang dibuang ke sungai. Ini perlu gerakan bersama untuk membersihkan lingkungan agar tidak terjadi sumbatan,” bebernya.
Selain meninjau talud longsor, Respati juga berdialog dengan warga untuk mengetahui kebutuhan yang perlu ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Ia berharap melalui pertemuan tersebut, aspirasi masyarakat dapat segera terfasilitasi.
Baca Juga: Dualisme Raja Jadi Biang Kerok, Pemkot Masih Tahan Dana Hibah 2026 untuk Keraton Solo
“Kami juga menyerap aspirasi warga. Di antaranya, warga berharap dapat kembali memanfaatkan lapangan serta perbaikan infrastruktur jalan yang akan kami selesaikan tahun ini, termasuk di wilayah Cengklik. Intinya, kami akan terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat dengan cepat agar benar-benar terfasilitasi,” ujarnya.
Kepala Dinas Perumahan, dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (Disperkimtan) Kota Surakarta, Nico Agus Putranto, memastikan penanganan longsor akan segera dilakukan. Saat ini, proses tindak lanjut masih dalam tahap asesmen, dan pengerjaan ditargetkan dimulai pekan depan.
“Kami dari Disperkim, berdasarkan hasil asesmen BPBD, akan menyusun rekomendasi dan berkoordinasi dengan DPUPR. Revitalisasi talud yang longsor akan segera dilaksanakan. Targetnya, perencanaan selesai hari ini dan pelaksanaan dimulai pekan depan,” imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jadwal Waktu Buka Puasa 27 Februari 2026 dI Kota Solo, Lengkap dengan Bacaan Doa
-
Ini Respons Jokowi Soal Gugatan Melarang Keluarga Presiden-Wapres Maju Pilpres
-
Safari Ramadan ke Ponpes Abuya Muhtadi, Kaesang Pangarep Bawa Salam Jokowi dari Solo
-
7 Fakta Viral Ayah Aniaya Anak di Sragen, Alasannya Bikin Publik Marah!
-
Disebut Terima Dana Hibah Keraton Solo, Kubu Tedjowulan: Di mana Letak Kesalahannya?