- Irjen Pol Djati Wiyoto Abadi diangkat menjadi Kapolda Kaltara dalam mutasi besar Polri Agustus 2025.
- Jabatan baru ini menggantikan Irjen Pol Hary Sudwijanto yang telah memasuki masa purna tugas sesuai surat telegram.
- Djati Wiyoto Abadhy memiliki latar belakang kuat di bidang intelijen dan sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya.
SuaraSurakarta.id - Pada mutasi besar-besaran institusi Polri Agustus 2025, Irjen Djati Wiyoto Abadi diangkat sebagai Kapolda Kaltara.
Jenderal Bintang Dua tersebut belum lama ini menggantikan Irjen Pol Hary Sudwijanto yang memasuki masa purna tugas. Penunjukan ini tercantum dalam mutasi terbaru Polri.
Penunjukan ini menandai babak baru bagi Polda Kaltara, di bawah pimpinan seorang perwira yang berpengalaman dan memiliki latar belakang kuat di bidang intelijen serta kewilayahan.
Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya merupakan perwira tinggi (Pati) Polri yang lahir di Kota Solo, pada 3 Agustus 1969.
Dia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991, kemudian melanjutkan studinya di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan lulus pada tahun 2002.
Sebelum ditunjuk menjadi Kapolda Kaltara, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy telah meniti karier di sejumlah posisi strategis, terutama di bidang Intelijen dan Keamanan (Intelkam), serta posisi kewilayahan penting.
Kariernya terbilang cemerlang dan terus melesat. Djati Waluyo Abadhy pernah menjabat sebagai Kapolres Barito Selatan Polda Kalteng.
Lalu menjadi Wadirintelkam Polda Kalteng (2012). Kemudian di tahun 2014 memegang jabatan sebagai Dirintelkam Polda Riau. Selanjutnya di tahun 2016, dipercaya sebagai Kasubdit I Ditsosbud Baintelkam Polri.
Empat tahun kemudian, dia memangku jabatan sebagai Dirintelkam Polda Jateng.
Baca Juga: Tim Scouting Nordic Sky Asia Pantau Talenta Muda Persis Solo, Ada yang Direkrut?
Melalui jejak digital, salah satu Pati Polri ini diketahui pernah menyandang jabatan sebagai Dirkamsus Baintelkam Polri, tak lama kemudian diberi kewenangan sebagai Wakapolda Kalimantan Timur di tahun 2024.
Sebelum menjadi Kapolda Kaltara, Djati Wiyoto sempat menduduki pos sebagai orang kedua di Polda Metro Jaya.
Penunjukan Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy sebagai Kapolda Kaltara merupakan bagian dari mutasi berskala besar di tubuh Polri yang secara langsung dipimpin oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Rotasi ini tertuang dalam Surat Telegram Rahasia bernomor ST/1764/VIII/KEP./2025, per tanggal 5 Agustus 2025.
Selain pergantian delapan pejabat tinggi di Mabes Polri, mutasi ini meliputi pergantian tujuh Kapolda di seluruh Indonesia, termasuk Kapolda Kaltara.
Pergantian ini menandai babak baru bagi Polda Kaltara di bawah kepemimpinan Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy yang memiliki rekam jejak panjang di bidang Intelijen dan keamanan wilayah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Jadwal Waktu Buka Puasa 27 Februari 2026 dI Kota Solo, Lengkap dengan Bacaan Doa
-
Ini Respons Jokowi Soal Gugatan Melarang Keluarga Presiden-Wapres Maju Pilpres
-
Safari Ramadan ke Ponpes Abuya Muhtadi, Kaesang Pangarep Bawa Salam Jokowi dari Solo
-
7 Fakta Viral Ayah Aniaya Anak di Sragen, Alasannya Bikin Publik Marah!