- INDACO memfokuskan inovasi pada dua lini unggulan, Envi (cat air rendah VOC) dan Belazo (teknologi coating superior), untuk bersaing.
- Fokus pada sedikit merek, yaitu Envi dan Belazo, bertujuan memperkuat pembangunan citra merek (brand building) agar lebih cepat dan kuat.
- Konsistensi selama hampir 20 tahun membawa INDACO masuk sepuluh besar pabrik cat nasional dan tiga besar di Jawa Tengah.
SuaraSurakarta.id - INDACO terus menunjukkan konsistensi dalam mengusung Envi dan Belazo sebagai dua lini unggulan yang merepresentasikan inovasi, kualitas, dan kepedulian lingkungan.
Langkah ini menempatkan INDACO sejajar dengan jejak perusahaan cat terkemuka dunia yang berfokus pada produk ramah lingkungan sekaligus memiliki performa tinggi.
Melalui Envi, INDACO menegaskan komitmennya terhadap cat berbasis air yang lebih aman, minim bau, dan rendah kandungan VOC.
Produk ini dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen modern yang semakin peduli pada kesehatan ruang hunian serta keberlanjutan lingkungan.
Pendekatan ini sejalan dengan tren global, di mana industri cat beralih ke formulasi yang lebih hijau tanpa mengorbankan kualitas.
Sementara itu, Belazo hadir sebagai simbol kemajuan teknologi coating. Dengan standar kualitas yang tinggi, daya tutup optimal, dan durabilitas superior, Belazo ditempatkan sebagai brand yang mampu bersaing dengan nama-nama besar di pasar internasional.
Keunggulan teknis inilah yang membuat INDACO semakin solid dalam menapaki level kompetisi yang lebih luas.
Presiden Direktur PT Indaco Warna Dunia (INDACO) Iwan Adranacus mengungkapkan, INDACO ingin menciptakan benchmark atau patokan yang kuat, dalam menghadapi persaingan industri cat yang ketat.
"Dan benchmark kami ya Envi dan Belazo itu. Setiap ingat Envi dan Belazo, otomatis akan mengingat INDACO. Ini produk berkualitas dari INDACO," kata pria kelahiran Ende, 27 Maret 1978 ini.
Baca Juga: Hampir 2 Dekade Mewarnai Dunia, INDACO Satu-satunya Perusahaan Cat Indonesia Tanpa Lisensi Asing
Mnrurut Iwan, INDACO juga berkaca dari pengalaman dan sejarah pelaku industri cat dunia. Di mana, perusahaan-perusahaan cat besar level dunia itu selalu fokus pada mereka tertentu dan tidak memiliki banyak brand untuk produk buatan mereka.
"Dengan mengusung merek secara konsisten, kami menilai, proses brand building bisa lebih cepat dan kuat. Pola dan jejak itu yang kemudian kami terapkan di INDACO," kata alumnus Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.
Jika brand building yang dilakukan berhasil, maka konsumen akan terpatri dengan produk yang dikeluarkan perusahaan tersebut.
"Dengan tidak mengusung brand terlalu banyak, kami juga bisa lebih konsisten dan persisten dalam melakukan penetrasi pasar," tuturnya.
Buah dari konsistensi selama hampir 20 tahun itu, bisa dirasakan sekarang. Produk cat keluaran INDACO, baik dari lini Envi maupun Belazo, bisa diterima dengan baik oleh pasar.
Market share yang bagus, membuat INDACO saat ini berada di level sepuluh besar pabrik cat di Indonesia, bahkan beranjak menuju lima besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!
-
Sentuhan Hangat Taruna AKPOL Angkatan 60: Berbagi Ceria dan Sembako di Panti Jompo Solo
-
Penuhi Nazar, Jamaah Haji Asal Kabupaten Semarang ini Jalan Kaki dari Asrama Haji Donohudan Boyolali