Presiden Direktur PT Indaco Warna Dunia, Iwan Adranacus memperlihatkan salah satu produk cat andalannya yakni Envi di kantornya, beberapa waktu lalu. [foto dokumentasi]
Baca 10 detik
- INDACO memfokuskan inovasi pada dua lini unggulan, Envi (cat air rendah VOC) dan Belazo (teknologi coating superior), untuk bersaing.
- Fokus pada sedikit merek, yaitu Envi dan Belazo, bertujuan memperkuat pembangunan citra merek (brand building) agar lebih cepat dan kuat.
- Konsistensi selama hampir 20 tahun membawa INDACO masuk sepuluh besar pabrik cat nasional dan tiga besar di Jawa Tengah.
Sementara di lingkup Jawa Tengah, INDACO ada di posisi tiga besar perusahaan cat yang produknya paling banyak diminati pasar.
"Kalaupun ada merek lain, itu varian produk di luar cat. Saat ini, kami juga memiliki produk mortar dengan merek Modacon, serta merek Top Seal untuk produk pelapis anti alkali dan anti bocor," tutur Iwan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Tak Lagi Menjabat Petugas Partai, FX Rudyatmo Pilih Kembali Jadi Tukang Las
-
Tak akan Pindah Partai! FX Rudy Tegaskan Siap Berjuang Menangkan PDIP di 2029
-
Link Saldo DANA Kaget Hari Ini: Klaim Rp149 Ribu dari 4 Link Spesial!
-
7 Fakta Kasus Sapi Diracun di Nganjuk, Pelaku Incar Harga Murah dengan Modus Keji
-
Perjuangan Ibu Balita Pengidap Penyakit Langka di Karanganyar, Bertahan Hidup dari Live TikTok