- Aksi kejahatan itu dilakukan bersama rekannya, MGR (21), warga Semanggi, Pasar Kliwon, Solo.
- Keduanya berhasil dibekuk oleh Unit Reskrim Polsek Kartasura Polres Sukoharjo setelah polisi mengidentifikasi ciri-ciri pelaku.
- Menurut Kapolsek, pelaku ABO merupakan residivis kambuhan yang sudah beberapa kali keluar masuk penjara dengan kasus serupa.
SuaraSurakarta.id - Belum kapok keluar masuk penjara, seorang residivis kasus pencurian kembali berulah. Pria berinisial ABO (25), warga Mojosongo, Jebres, Solo, kembali ditangkap polisi.
Dia ketahuan mencuri dua laptop di sebuah rumah kos di Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.
Aksi kejahatan itu dilakukan bersama rekannya, MGR (21), warga Semanggi, Pasar Kliwon, Solo.
Keduanya berhasil dibekuk oleh Unit Reskrim Polsek Kartasura Polres Sukoharjo setelah polisi mengidentifikasi ciri-ciri pelaku melalui rekaman CCTV dan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian.
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo melalui Kapolsek Kartasura AKP Tugiyo menjelaskan bahwa kasus ini berawal dari laporan seorang mahasiswa yang kehilangan dua laptop di kamar kosnya pada 28 Oktober 2025.
“Korban meninggalkan kos sekitar pukul 07.00 WIB untuk kuliah. Saat pulang pukul 12.00 WIB, pintu kamar sudah dalam keadaan terbuka dan dua laptop miliknya, merek Acer dan HP, sudah hilang,” ungkap AKP Tugiyo, Senin (10/11/2025).
Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa dua unit laptop hasil curian, dua tas selempang, serta satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna merah hitam dengan nomor polisi AD 5191 AOF yang digunakan pelaku saat beraksi.
Menurut Kapolsek, pelaku ABO merupakan residivis kambuhan yang sudah beberapa kali keluar masuk penjara dengan kasus serupa.
a pernah menjalani hukuman di Lapas Surakarta pada tahun 2021 dengan vonis satu tahun, dan kembali dipenjara pada 2023 dengan vonis sepuluh bulan atas kasus pencurian.
Baca Juga: Gerak Cepat Satreskrim Polresta Solo Tangkap Pelaku Pencurian Uang Bank Rp 10 Miliar
“Pelaku ABO ini sudah jadi langganan penjara. Baru saja bebas beberapa waktu lalu, tapi kembali melakukan kejahatan dengan modus yang sama,” tegas Tugiyo.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kedua pelaku telah tiga kali beraksi di wilayah hukum Polsek Kartasura.
Aksi pertama dilakukan di Desa Gonilan pada Mei 2025 dengan sasaran iPhone 15, kedua di Kelurahan Pucangan pada Maret 2025 mencuri handphone Samsung, dan terakhir di Ngadirejo mencuri dua laptop.
“Dua pelaku ini selalu beraksi bersama. Kali ini keduanya berhasil kami tangkap bersama barang bukti hasil curian,” tambah Kapolsek.
Kini, ABO dan MGR telah mendekam di tahanan Polsek Kartasura untuk menjalani proses hukum. Keduanya dijerat Pasal 363 Ayat (1) ke-2 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Perkuat Wawasan Industri, Sekolah Vokasi UNS Undang Mohammed Aden Suryana Jadi Dosen Tamu
-
Dipimpin AKP Primadhana Bayu Kuncoro, Polres Karanganyar Ungkap Dua Kasus Narkoba
-
Adera Immunity Tour Terus Perkuat Sinergi dengan Pemkot Solo
-
Atap Ruang Kelas di MTs Muhammadiyah Sragen Tiba-tiba Roboh, Guru dan Siswa Jadi Korban
-
Ini Program Wali Kota Solo untuk Mengentaskan Angka Pengangguran dan Kemiskinan