- Inklusi sebagai budaya perusahaan
- Lingkungan kerja ramah & suportif
- Peluang kerja setara
SuaraSurakarta.id - Perusahaan cat dalam negeri PT Indaco Warna Dunia (Indaco) berkomitmen mengusung konsep inklusif pada perusahaannya.
Presiden Direktur Indaco Iwan Adranacus di Solo, Jawa Tengah, Sabtu mengatakan konsep inklusif ini salah satunya terlihat dari prinsip ramah lingkungan dalam mendesain pabriknya.
Ia mengatakan desain pabriknya juga tidak sepenuhnya menutup diri dari lingkungan.
"Pagar kami termasuk rendah dibandingkan pabrik-pabrik lainnya. Pintu kantor kami juga termasuk terbuka. Kami juga menjadikan warung-warung milik warga di sekitar pabrik sebagai ruang tamu, tempat menjamu tamu-tamu yang datang," katanya.
Menurut dia, dengan konsep bangunan pabrik yang inklusif tersebut justru menjadikan perusahaannya bisa diterima dengan baik di lingkungan Desa Pulosari, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Ia mengakui pada awal akan mendirikan pabrik di desa tersebut bukan berarti tidak ada gejolak.
"Kalau tantangan ya awalnya ada. Riak-riak di masyarakat pasti ada, namun semua tergantung pelaku industrinya. Saya pikir, yang penting niat kita tulus, ikhlas, visi masa depan yang kita cita-citakan bagus dan bagus, ya tidak perlu ragu berkomunikasi ke lingkungan," ungkap dia.
Berbaur dengan lingkungan, dikatakannya, menjadi salah satu strategi perusahaan sehingga pada akhirnya bisa mendapatkan kepercayaan dan dukungan dari lingkungan.
"Indaco termasuk pabrik yang tidak pernah ada masalah dengan lingkungan," paparnya.
Baca Juga: Cara Unik Para Seniman Gugah Kepedulian Masyarakat Lewat Karya Lukisan
Terkait dengan pabrik perusahaan tersebut, awalnya ia menempati bangunan bekas pabrik roti di kawasan Kadipiro, Solo yang kurang representatif.
"Awalnya kami berproduksi di bangunan bekas pabrik roti di Kadipiro yang kami kontrak sejak akhir 2005, karena perkembangan usaha, butuh lokasi yang lebih representatif. Setelah cari-cari lokasi, dapat tanahnya di Kebakkramat. Rejekinya memang di Kebakkramat," jelas dia.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Gerak Cepat, Resmob Polresta Solo Tangkap Pelaku Curas Bersenjata Celurit
-
Cerita Warga Desa Wunut Klaten Dapat THR dari Pemdes, Buat Beli Baju dan Kue Lebaran
-
7 Fakta Lansia Ditusuk Saat Melerai Perkelahian di Nusukan Solo
-
Tuntas! Jaksa Eksekusi Uang Penggelapan Rp9,7 Miliar di Kasus Pegawai Bank Jateng
-
Takut dan Khawatir, Calon Jemaah Umroh di Solo Minta Cancel Pemberangkatan