Slamet menjelaskan upaya manajemen dengan menanggapi keputusan MA telah melakukan Peninjauan Kembali (PK). Sehingga pihaknya akan memberikan masukan-masukan di sana, ada ribuan buruh Sritex yang harus diperhatkan.
"Rencana buruh yang akan ke Jakarta itu 10.000-15.000 buruh. Hari ini kita akan kirim surat ke Kapolri soal kegiatan kita di Jakarta nanti," jelas dia.
Untuk tuntutan buruh, lanjut dia, ingin terus bekerja. Dengan terus bekerja maka operasional perusahaan terus berjalan.
"Harapannya PK yang diajukan bisa dimenangkan. Kalau itu dimenangkan tentu operasional perusahaan akan berjalan seperti biasa, tetap kewajiban piutang diselesaikan," tandasnya.
Slamet menambahkan untuk aksi di Jakarta itu operasionalnya dari buruh semua. "Jadi buruh iuran buat aksi nanti termasuk sewa bus," pungkasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kantor dan Gudang Baru JNE di Solo Perkuat Kapabilitas Digital hingga Dorong Pengembangan UMKM
-
Duh! Gara-gara Harga Aspal Naik, Sejumlah Proyek Jalan di Solo Tertunda
-
Viral Dosen UNS Lecehkan Perempuan di Kereta, Sanksi Cuma dapat Teguran Tertulis?
-
Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi
-
Dari Dapur MBG, Santri Yatim Ini Bisa Menopang Ekonomi Keluarga