- Kubu PB XIV mengimbau pihak lain tidak menyelenggarakan kirab pusaka tandingan pada malam 1 Suro 16 Juni 2026.
- Dualisme acara di Keraton Surakarta berpotensi menciptakan kebingungan masyarakat serta memicu gesekan fisik antar kedua kubu pihak.
- GKR Timoer mengajak seluruh elemen menjaga kesakralan tradisi serta menghormati dawuh PB XIV demi marwah budaya keraton.
SuaraSurakarta.id - Kubu Sinuhun Paku Buwono (PB) XIV Purboyo berharap tidak ada acara kirab pusaka malam 1 suro tandingan.
Karena itu akan membuat kebingungan di masyarakat dengan adanya dualisme penyelenggaraan kirab pusaka malam 1 suro pada, Selasa (16/6/2026) nanti.
Itu juga berpotensi menimbulkan gesekan atau bentrokan di masyarakat atau antar kedua kubu. Karena berpotensi akan ada dua kirab pusaka malam 1 suro.
Kerabat Keraton GKR Timoer Rumbay Kusuma Dewayani mengatakan mengajak seluruh sentono dalem, abdi dalem, pemerhati budaya, masyarakat serta seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga marwah kehormatan dan kesakralan tradisi Keraton Surakarta.
"Kami berharap tidak ada pihak-pihak tertentu yang menyelenggarakan kegiatan tandingan atau menciptakan dualisme acara yang berpotensi menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat serta dalam mengurangi nilai adat keluhuran budaya dan kesakralan hajad dalam kirab pusaka malam 1 suro," terangnya saat ditemui, Selasa (9/6/2026).
Timoer menjelaskan sudah mengetahui pihak-pihak yang selama ini secara konsisten menyelenggarakan acara tandingan dan menciptakan dualisme kegiatan keraton.
Itu sudah dilakukan sejak era PB XIII, tindakan tersebut jelas menimbulkan kebingungan di masyarakat tapi juga berpotensi merongrong marwah kewibawaan legitimasi adat serta keluhuran budaya keraton.
"Kami berharap dan menghimbau agar praktek-praktek yang memicu dualisme tidak kembali terjadi dalam pelaksanaan hajad dalem kirab pusaka malam 1 suro. Karena hajad dalem digelar atas dawuh PB XIV," ungkap dia.
Menurutnya acara yang digelar di keraton itu berdasarkan dawuh dalem PB XIV. Ketika mereka ingin menyelenggarakan acara 1 suro juga, kalau mereka ingin bersama-sama dengan PB XIV maka akan disambut.
Baca Juga: PB XIV Purboyo Bagikan Sembako dan Fitrah Rp14.000 ke Abdi Dalem, Ini Maknanya
"Itu akan menjadi momen dan acara bisa berjalan bersama-sama. Itu yang saya ingin tegaskan," ujarnya.
Untuk mengantisipasi adanya bentrokan di lapangan, Timoer menyebut lokasinya sama, kebo bule juga sama dan tempat keluarnya pusaka juga sama.
"Jadi pasti kita akan bertemu disitu dan ketika kita bertemu disitu, saya berharap tidak ada gesekan. Karena kami hanya menjalankan sesuai paugeran dan dawuh raja. Kalau sampai terjadi gesekan, ya berati mereka tidak menghormati acara," tandas dia.
Seperti diketahui berpotensi akan ada dua kirab pusaka malam 1 suro yang digelar Keraton Surakarta pada, Selasa (16/6/2026) nanti. Karena PB XIV Hangabehi dan Lembaga Dewan Adat (LDA) juga akan menggelar acara tersebut.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!
-
Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum
-
Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar
-
Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak
-
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi