Budi Arista Romadhoni
Selasa, 17 Maret 2026 | 14:57 WIB
Sinuhun PB XIV Purboyo saat menyerahkan sembako dan fitrah kepada abdi dalem. (Suara.com/Ari Welianto)
Baca 10 detik
  • Sinuhun PB XIV Purboyo membagikan sembako dan fitrah senilai Rp14.000 kepada abdi dalem pada Selasa, 17 Maret 2026.
  • Total paket sembako yang dibagikan berjumlah lebih dari seribu, termasuk untuk abdi dalem yang bekerja maupun tidak.
  • Pembagian sembako dan fitrah tersebut berasal dari dana pribadi Sinuhun, bukan dari dana keraton atau pemerintah.

SuaraSurakarta.id - Sinuhun Paku Buwono (PB) XIV Purboyo membagikan sembako dan fitrah kepada para abdi dalem, hingga pengageng bebadan, Selasa (17/3/2026).

Sembako yang dibagikan berupa beras 5 kg, mie instan, minyak goreng, biskuit, kecap, gula pasir hingga sirup. Sedangkan fitrah yang diberikan senilai Rp 14.000.

PB XIV Purboyo langsung membagikan sembako dan fitrah kepada abdi dalem didampingi para keluarga abdi dalem. 

"Hari ini, alhamdulillah kami membagikan zakat fitrah sembako dan uang senilai Rp14.000," ujar salah satu Putri Dalem PB XIII, GKR Timoer Rumbay Kusuma Dewayani saat ditemui, Kamis (17/3/2026).

Timoer mengatakan bahwa ini merupakan awal dari kepemimpinan beliau. Ini juga yang pertama kali beliau membagikan zakat dan sembako.

"Ini ada seribu lebih paket sembako yang dibagikan. Ini dibagikan untuk para abdi dalem yang bekerja dan abdi dalem yang tidak bekerja di keraton kan ada, banyak juga," katanya.

Mengenai fitrah senilai Rp 14.000, Timoer menyebut itu sesuai dengan namanya Sinuhun PB XIV.

"Tidak ada (makna). Cuma memang kebetulan beliau kan Sinuhun PB XIV dan ini juga kemampuan kami Rp 14.000, tidak bisa lebih dari itu. Karena melihat kondisi keraton seperti ini," terang dia.

Timoer menjelaskan bahwa sembako dan fitrah yang dibagikan ini uangnya dari pribadi. Karena sekarang dana-dana dari pemerintah belum turun, jadi ini memang pribadi.

Baca Juga: Kubu PB XIV Purboyo Ungkap Tedjowulan juga Salah Satu Penerima Dana Hibah Keraton Surakarta

"Ini dari uang pribadi. Setahu saya dari dulu juga untuk masalah zakat dan sembako itu diambil dari pribadinya raja atau sinuhun yang terdahulu juga seperti itu," jelasnya.

Sementara itu salah satu abdi dalem Wiharni (69) mengaku senang dapat sembako dan fitrah dari sinuhun.

"Yo senang diparingi, masak mboten senang," imbuh dia.

Wiharni menambahkan ini akan dipakai untuk kebutuhan sehari-hari dan buat persiapan lebaran nanti.

"Ya buat lebaran nanti. Pastinya merasa bersyukur dan ini berkah karena langsung dari sinuhun. Semoga sinuhun diberi kesehatan dan keselamatan," pungkas Nyai Lurah Pusoko ini.

Kontributor : Ari Welianto

Load More