Scroll untuk membaca artikel
Ronald Seger Prabowo
Selasa, 24 September 2024 | 17:03 WIB
ilustrasi Desa BRIlian [BRI]

SuaraSurakarta.id - Tahap pendampingan desa (assistance) merupakan tahapan penting dari program Desa BRILiaN yang digagas oleh PT. BRI (Persero) Tbk.

Bersama dengan Puslitdesbangda LPPM UNS, BRI menggelar pendampingan New Desa BRILiaN 2024 untuk batch 2. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas desa dalam berbagai aspek, mulai dari perencanaan pembangunan hingga inovasi teknologi.

BRI hadir dengan visi yang lebih luas, tidak hanya mendorong pembangunan fisik desa, tetapi juga berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola desa yang lebih baik.

Dalam pendampingan ini, dilakukan berbagai kegiatan seperti workshop, diskusi kelompok, praktik lapangan, hingga observasi langsung.

Baca Juga: Tabungan BRI Junio: Solusi Praktis Ajarkan Anak Mengatur Keuangan

Tak hanya itu, dalam pendampingan ini juga memberi ruang bagi masyarakat desa untuk menyerap dan menerapkan pengetahuan baru yang relevan dengan kebutuhan mereka.

Salah satu daya tarik dari program ini adalah pendekatan kolaboratif yang diterapkan. BRI bersama Tim Pendamping dari Puslitdesbangda UNS tidak hanya hadir sebagai fasilitator, tetapi juga bekerja langsung bersama perangkat desa dan masyarakat untuk menciptakan solusi yang aplikatif dan berkelanjutan.

Fokus pendampingan meliputi perencanaan pembangunan desa melalui RPJMDes dan APBDes yang lebih terstruktur, pengelolaan keuangan desa yang akuntabel, digitalisasi dan inovasi untuk mempercepat perkembangan desa, serta penguatan unit usaha BUMDes agar lebih kompetitif dan produktif.

Pendekatan berbasis teknologi juga didorong, di mana desa-desa diarahkan untuk mulai memanfaatkan platform digital dalam pengelolaan data dan aktivitas ekonomi mereka.

Setelah pengumuman 40 Desa Terbaik pada Batch 2, pendampingan langsung diberikan kepada 15 desa terbaik yang terpilih. Tahap ini menjadi momen penting, dimana pendampingan dilakukan secara intensif selama lima hari di setiap desa.

Baca Juga: Diskusi Campus Bois 1923: Mengorek Borok Tiga Kekalahan Persis Solo

Tujuannya memberikan kesempatan bagi desa-desa untuk lebih fokus dalam menggali potensi dan mengembangkan program-program unggulan mereka.

Load More