Scroll untuk membaca artikel
Ronald Seger Prabowo
Selasa, 24 September 2024 | 11:30 WIB
Sesi Latihan Klub Persis Solo. (instagram.com/@persisofficial)

SuaraSurakarta.id - Desakan agar Persis Solo mengevaluasi kinerja manajemen, termasuk Milomir Seslija atau Milo dari kursi pelatih kepala terus menguat.

Hal itu seiring tren buruk tim Laskar Sambernyawa yang terus berlanjut di kompetisi BRI Liga 1 2024/2025.

Terbaru, Eduardo Kunde dan kawan-kawan tumbang 0-1 saat menjamu Persik Kediri di Stadion Manahan, Senin (24/9/2024). Itu adalah kekalahan beruntun setelah sebelumnya ditaklukan Persebaya Surabaua, 1-2.

"Manajemen harus segera bersikap melihat situasi ini. Keputusan terbaik adalah mengganti pelatih kepala," kata perwakilan Surakartans, Ivan Bogdanov, Selasa (24/9/2024).

Baca Juga: Bawa Senjata Tajam, Empat Oknum Suporter PSIS Semarang Ditangkap

Menurutnya, kesalahan dalam hal racikan strategi terlihat saat Persis Solo dikalahkan Persik.

Dengan kondisi buntunya lini depan, Milo disebutnya cukup terlambat memasukkan Ramadhan Sananta di menit ke-67 menggantikan Karim Rossi.

Apalagi dua menit berselang, Persik bermain dengan 10 pemain. Namun pergantian yang dilakukan eks Arema FC itu tak efektif hingga Persis malah kebobolan.

"Kalau saya melihat ke statistik itu ya dengan terlambat pergantian pemain. Ini sudah enam laga cuma dapat tiga poin, kelanjutannya seperti apa?," tegasnya.

Tak hanya itu saja, Ivan Bogdanov juga mendesak adanya evaluasi menyeluruh atas kinerja manajemen selama ini. Menurutnya, buruknya performa Persis di enam laga awal tak lepas dari andil manajemen dalam membangun tim.

Baca Juga: Keren! Persis Solo Resmi Dapatkan 5 Sponsor Utama Hadapi BRI Liga 1

"Evaluasi manajemen, semua penyakit yang ada harus segera diobati," jelas dia.

Load More