SuaraSurakarta.id - Desakan agar Persis Solo mengevaluasi kinerja manajemen, termasuk Milomir Seslija atau Milo dari kursi pelatih kepala terus menguat.
Hal itu seiring tren buruk tim Laskar Sambernyawa yang terus berlanjut di kompetisi BRI Liga 1 2024/2025.
Terbaru, Eduardo Kunde dan kawan-kawan tumbang 0-1 saat menjamu Persik Kediri di Stadion Manahan, Senin (24/9/2024). Itu adalah kekalahan beruntun setelah sebelumnya ditaklukan Persebaya Surabaua, 1-2.
"Manajemen harus segera bersikap melihat situasi ini. Keputusan terbaik adalah mengganti pelatih kepala," kata perwakilan Surakartans, Ivan Bogdanov, Selasa (24/9/2024).
Menurutnya, kesalahan dalam hal racikan strategi terlihat saat Persis Solo dikalahkan Persik.
Dengan kondisi buntunya lini depan, Milo disebutnya cukup terlambat memasukkan Ramadhan Sananta di menit ke-67 menggantikan Karim Rossi.
Apalagi dua menit berselang, Persik bermain dengan 10 pemain. Namun pergantian yang dilakukan eks Arema FC itu tak efektif hingga Persis malah kebobolan.
"Kalau saya melihat ke statistik itu ya dengan terlambat pergantian pemain. Ini sudah enam laga cuma dapat tiga poin, kelanjutannya seperti apa?," tegasnya.
Tak hanya itu saja, Ivan Bogdanov juga mendesak adanya evaluasi menyeluruh atas kinerja manajemen selama ini. Menurutnya, buruknya performa Persis di enam laga awal tak lepas dari andil manajemen dalam membangun tim.
Baca Juga: Bawa Senjata Tajam, Empat Oknum Suporter PSIS Semarang Ditangkap
"Evaluasi manajemen, semua penyakit yang ada harus segera diobati," jelas dia.
Sementara pelatih Persis Solo, Milomir Seslija buka suara terkait kekalahan memalukan dari Persik Kediri di kadang sendiri.
"Menurut saya semua bisa melihat apa yang terjadi di lapangan hari ini. Sepak bola adalah hal yang kejam karena saat kita harus mengejar kemenangan untuk meraih hasil lebih baik, kita justru kebobolan," ujar Milo saat jumpa pers usai laga.
Kekalahan itu membawa Persis semakin terbenam di papan bawah dengan koleksi tiga angka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa