SuaraSurakarta.id - Persis Solo tampil buruk di tiga laga awal BRI Liga 1 2024/2025. Tim Laskar Sambernyawa menelan tiga kekalahan beruntung alias nir poin.
Lebih mengecewakan lagi, skuad asuhan Milomir Seslija takluk 0-1 dari PSIS Semarang dalam Derbi Jateng yang berlangsung di Stadion Manahan.
Borok tiga kekalahan itu akhirnya dibawa dalam forum terbuka yang bertajuk 'Melanjutkan Asa'. Ruang diskusi ini diinisiasi oleh elemen suporter Persis Solo, Campus Bois 1923 pada salah satu coffee shop di Kota Bengawan, Rabu (4/9/2024) malam.
Dalam diskusi itu, Persis Solo diwakili oleh Direktur Bisnis Arizal Perdana dan Media Officer Bryan Barcelona atau Bona.
Berbagai kritikan dilontarkan suporter kepada manajemen terkait jebloknya perfoma Rian Miziar dan kawan-kawan di lapangan. Belum lagi kabar-kabar negatif yang menghantam pemilik klub, Kaesang Pangarep dan seberapa pengaruh untuk perjalanan Persis.
Perwakilan Campus Bois 1923 Ivan Bogdanov melontarkan ketidakpuasan atas jawaban dan penjelasan dari manajemen terkait hasil jeblok itu.
Menurut Ivan, dalih manajemen jika hasil akhir yang bisa menjawab di lapangan tidak bisa dijadikan alasan untuk menghindar.
"Terkait jawaban apa yang dilontarkan manajemen, apapun hasilnya ya yang menjawab itu di lapangan. Terkait hasil itu di lapangan bukan hanya sekadar jawaban yang normatif," kata Ivan Bogdanov, Kamis (5/9/2024).
Menanggapi beragam kritikan itu, Media Officer Persis Solo Bryan Barcelona mengatakan, hal tersebut merupakan dinamika.
Baca Juga: Langkah Polisi Bentengi Seluruh Penjuru Kota Solo dari Kedatangan Suporter PSIS Semarang
"Ya namanya dinamika, kita bisa memahami. Kita tidak bisa membuat semua orang itu merasa puas. Terpenting kita bisa memberi jawaban yang kita bisa. Kita sudah berusaha apa yang kita mampu," beber Bryan.
"Mudah-mudahan akhirnya kita bisa mengubah hasil di lapangan jadi lebih bagus. Dan mengembalikan kepercayaan teman-teman ke klub," sambungnya.
Bryan sangat mengapresiasi adanya diskusi semacam ini. Menurutnya, ini merupakan ruang komunikasi yang bagus antara internal Persis Solo dengan para suporter.
"Ini diskusi yang memang seharusnya di awal musim, cuma karena teman-teman pas mengajukan kemarin itu bentrok dengan sama jadwal kami di Piala Presiden, dan alhamdulillahnya kami masuk di semifinal. Kemudian kemarin teman-teman meminta kami untuk menjadwalkan ulang untuk diskusi," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab
-
Kobarkan Semangat Merah Putih, BRI Dukung Perjuangan Atlet Indonesia di Asian Games 2026
-
Pastikan Pelayanan Siap, Wali Kota Solo Cek Persiapan Haul Solo
-
Pagar Pamedan Pura Mangkunegaran Ambruk hingga Harus Disangga Bambu, Gegara Ditabrak Mobil
-
BRI Peduli Perluas Kesempatan Kerja Inklusif bagi Disabilitas lewat Pelatihan dan Pemagangan