- Kecelakaan maut terjadi Kamis, 12 Februari 2026, pukul 04.30 WIB di Tol Solo–Ngawi KM 566 A, menewaskan pramugari bus Indorent.
- Korban meninggal adalah Naura Rindha Cantika, 21 tahun, setelah bus menabrak truk boks dan terguling di Ngawi, Jawa Timur.
- Polisi telah mengamankan barang bukti dan sedang mendalami penyebab pasti kecelakaan tragis di jalan tol tersebut.
SuaraSurakarta.id - Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Solo–Ngawi dan merenggut nyawa seorang pramugari bus Indorent bernama Naura Rindha Cantika.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Kamis, 12 Februari 2026, sekitar pukul 04.30 WIB di KM 566 A, tepatnya di wilayah Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Cantika yang masih berusia 21 tahun meninggal dunia setelah bus yang ditumpanginya menabrak truk boks di depannya, kemudian kehilangan kendali dan terguling.
Kejadian ini tidak hanya mengejutkan keluarga dan rekan kerjanya, tetapi juga warganet yang mengenalnya melalui media sosial. Berikut lima fakta lengkap terkait kecelakaan tersebut.
1. Kecelakaan terjadi dini hari di Tol Solo–Ngawi KM 566 A
Peristiwa kecelakaan terjadi pada Kamis, 12 Februari 2026, sekitar pukul 04.30 WIB. Lokasinya berada di KM 566 A ruas Tol Solo–Ngawi, tepatnya di Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.
Waktu kejadian yang masih dini hari membuat suasana jalan relatif sepi. Namun, kendaraan yang melintas di jalan tol umumnya melaju dengan kecepatan tinggi, terutama kendaraan antarkota dan logistik.
Tol Solo–Ngawi sendiri merupakan jalur strategis yang menghubungkan berbagai kota di Pulau Jawa. Tingginya mobilitas kendaraan di jalur ini membuat potensi kecelakaan tetap ada, terutama jika pengemudi kurang waspada terhadap kondisi lalu lintas di depannya.
Kecelakaan yang terjadi pada dini hari juga sering dikaitkan dengan faktor kelelahan pengemudi, meskipun penyebab pasti dalam kasus ini masih dalam penyelidikan.
Baca Juga: Kunci Jawaban Matematika Kelas 9 Halaman 170-171 Kurikulum Merdeka: Latihan C Rotasi
2. Korban adalah pramugari bus Indorent bernama Naura Rindha Cantika
Korban meninggal dunia diketahui bernama lengkap Naura Rindha Cantika. Ia merupakan pramugari bus Indorent dan masih berusia 21 tahun.
Sebagai pramugari bus, Cantika memiliki peran penting dalam operasional perjalanan, termasuk membantu penumpang dan memastikan kenyamanan selama perjalanan berlangsung.
Kepergian Cantika menjadi pukulan berat bagi keluarga, rekan kerja, dan orang orang yang mengenalnya. Usianya yang masih sangat muda membuat tragedi ini terasa semakin menyedihkan.
Sosok Cantika juga dikenal sebagai pribadi yang aktif dan memiliki kehidupan yang dinamis, baik dalam pekerjaannya maupun aktivitas sehari hari.
3. Cantika dikenal aktif di TikTok dan unggahan terakhirnya dibanjiri komentar duka
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Ahli Waris Protes Keras Rencana Revitalisasi Kawasan Sriwedari, Berpotensi Rugikan Keuangan Negara
-
Duh! Viral Warung Bakso di Klaten Kenakan Tarif AC ke Pembeli
-
Kisah Warga Jatirejo Solo: Bertahun-tahun Hidup Berdampingan dengan Bau Menyengat TPA Putri Cempo
-
Duh! Solo Terancam Krisis Guru Parah: 154 Non-ASN Terancam Diberhentikan, 250 Guru PNS Pensiun
-
Perkuat Wawasan Industri, Sekolah Vokasi UNS Undang Mohammed Aden Suryana Jadi Dosen Tamu