- Museum Keraton Kasunanan Surakarta dibuka kembali setelah revitalisasi, meski pengunjung belum terlalu ramai.
- Revitalisasi baru mencapai 20 persen, menampakkan perbedaan signifikan pada area barat yang modern versus timur yang belum terawat.
- Pengelola berharap suasana baru museum menarik wisatawan lokal dan asing, khususnya saat libur Lebaran nanti.
SuaraSurakarta.id - Museum Keraton Kasunanan Surakarta resmi kembali dibuka usai direvitalisasi dan kasus penggembokan.
Suasana masih belum begitu ramai, hanya ada beberapa pengunjung yang datang melihat koleksi museum keraton. Semua bagian dibuka tidak ada batasan bagi pengunjung termasuk sampai di pelataran dalem keraton.
Meski demikian, kondisi museum belum semua direvitalisasi oleh Kementerian Kebudayaan (Kemenbud). Karena yang direvitalisasi di bagian sebelah barat, sedangkan sebelah timur.
Perbedaan pun tampak lebih jelas. Bagian yang sudah direvitalisasi ruangan lebih bersih, tata pamer lebih modern, apalagi ada TV LED untuk menceritakan sejarah, pencahayaan lebih bagus, pintu masuk ruang pameran otomatis hingga lebih enak dilihat.
Sedangkan yang belum tersentuh revitalisasi, kurang terpelihara, tampak berdebu, kurang menarik dilihat, cat sudah tampak usang hingga ruangan agak gelap.
Pantauan di lapangan, tampak ada perbaikan di bagian sebelah timur. Di mana para pekerja tampak mengupas cat lama, karena memang akan dicat ulang lagi.
Informasinya revitalisasi museum keraton baru berjalan sekitar 20 persen. Rencana tahun ini akan dilanjutkan revitalisasi di museum.
"Belum semua museum keraton ini direvitalisasi. Baru sekitar 20 persen bagian yang direvitalisasi," ujar Kerabat Keraton Kasunanan Surakarta, KPH Eddy Wirabhumi saat ditemui di museum, Selasa (24/2/2026).
Eddy menyebut bagian atau ruangan yang sudah direvitalisasi hasilnya sangat luar biasa. Bahkan sangat menarik bagi pengunjung yang ingin melihat koleksi-koleksi yang ada di museum.
Baca Juga: Jadwal Azan Magrib Waktu Buka Puasa di Surakara Hari Ini 21 Februari 2026
"Ini sangat luar biasa dan menarik. Tentu ini akan menjadi alternatif kunjungan bagi wisatawan yang sedang ke Jawa Tengah, ke Kota Surakarta," ungkap dia.
Pihaknya juga melakukan pembenahan di bagian atap dengan mengecat ulang atau plafon dan ini sudah berlangsung 60 persen.
Karena sangat kontras sekali perbedaan antara yang sudah direvitalisasi dengan yang belum.
"Karena jeglek banget antara yang sudah bersih dengan yang belum," imbuhnya.
Eddy mengaku siap Museum Keraton menyambut wisatawan saat libur lebaran nanti. Di mana dengan suasana yang baru ini bisa menarik wisatawan.
"Mudah-mudahan dengan suasana baru ini bisa berimbas, karena makin dingin, nyaman. Apalagi dengan penataan koleksi-koleksi yang menarik," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar
-
Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK