SuaraSurakarta.id - Kota Solo kembali memiliki pasar tradisional dengan konsep modern dan instagramable.
Adalah Pasar Joglo yang berada Jalan Gunung Slamet, Jebres, Solo yang diresmikan, Selasa (24/9/2024) pagi.
Wali Kota Teguh Prakosa di sela peresmian, mengatakan pembangunan pasar tersebut sudah dilakukan sejak tahun lalu, tepatnya sejak Pasar Joglo yang lama terdampak oleh pembangunan proyek underpass Joglo.
Oleh karena itu, pemerintah membangun tempat yang baru dengan menggunakan anggaran dari APBD sebesar Rp5,781 miliar.
Ia meminta kepada para pedagang yang sudah memperoleh jatah tempat berjualan untuk memanfaatkan sebaik-baiknya dan tidak boleh berbuat curang dengan menjualnya ke orang lain.
Dia juga memastikan tidak ada biaya apa pun yang dikenakan kepada para pedagang ketika menempati pasar baru tersebut.
"Tidak ada sejarahnya bakul mlebu (pedagang masuk) pasar anyar (baru) ditariki (uang)," kata Teguh Prakosa.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Agus Santoso mengatakan bangunan baru Pasar Joglo terdiri dari tiga lantai dengan total 28 kios, 61 los, dan 13 oprokan.
Bangunan pasar tersebut juga dilengkapi oleh sejumlah fasilitas seperti ruang pelengkap pasar, ruang paguyuban, ruang AC, mushala, dan toilet.
Baca Juga: Kunjungi Pasar Tradisional di Solo, Presiden Jokowi Bikin Heboh Bagi-bagi Amplop Berisi Rp 250 Ribu
Untuk penataan pedagang juga menggunakan sistem zonasi sesuai dengan jenis dagangannya.
"Penataan pedagang sudah diterapkan dengan sistem zonasi jenis dagangannya," katanya pula. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Bikin Nafsu Makan Meningkat, Menu Variatif Makan Bergizi Gratis Jadi Primadona Santri Karanganyar
-
Kisah UD Syafina: Berdayakan Warga Lokal dan Peternak Berkat Program Makan Bergizi Gratis
-
Sabar Menanti 20 Tahun, Mimpi Warga Boyolali Punya Jembatan Permanen Akhirnya Terwujud
-
Warga Solo Makin Punya Banyak Pilihan Layanan Kesehatan Berkualitas
-
Berkah MBG! Pedagang Jeruk Pasar Gede Solo Raup Cuan, Penjualan 7 Ton Sehari