SuaraSurakarta.id - KGPAA Mangkunegara X atau GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo menanggapi soal elektabilitasnya yang tinggi di atas Teguh Prakosa (Wali Kota Solo) dalam survei yang dilakukan Solo Raya Poling jelang Pilkada Solo 2024.
Gusti Bhre menyebut bahwa hasil survei itu suatu berkah yang luar biasa bagi dirinya.
"Untuk saya itu sebenarnya sesuatu yang berkah yang luar biasa. Bagaimana dari masyarakat Kota Solo tentunya senang dengan apa yang kami lakukan di Mangkunegaran," terangnya saat ditemui usai bersilaturahmi dengan guru ngaji Jokowi, Abdul Karim di Ponpes Az-Zayadiyy Solo, Rabu (14/8/2024).
Menurutnya apa yang dilakukan untuk masyarakat itu merupakan sesuatu semangat dan hal yang sangat disyukuri.
"Tentunya menjadi berkah terbesar bagi kami semua. Jadi hal yang sangat disyukuri," ungkap dia.
Saat disinggung namanya dipasangkan dengan Astrid Widayani dan bisa meraih kemenangan di Pilkada Solo 2024, Gusti Bhre enggan menanggapi serius.
"Menurut saya nggak ada masalah, lebih kurang. Menurut saya semuanya tokoh-tokoh yang luar biasa dan menurutnya angka-angka itu tidak menentukan. Bahwa beliau-beliau itu semua tokoh-tokoh yang saya hormati dan tokoh luar biasa dan berpengalaman sesuai dengan bidang dan keahliannya masing masing, semuanya baik," paparnya.
Seperti diketahui dalam survei tersebut, elektabilitas Mangkunegara X berada di posisi atas sebesar 49,7 persen. Sedangkan di posisi kedua ditempati Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa di angka 37,3 persen.
"Elektabilitas yang paling tinggi memang Gusti Bhre. Sedangkan Pak Teguh ada dibelakangnya," ujar Direktur Solo Raya Polling, Suwardi.
Baca Juga: Pilkada Solo 2024: Rajin Sowan ke Habib Syech, Gusti Bhre Ngaku Terima Beragam Wejangan, Apa Saja?
Suwardi menjelaskan elektabilitas Teguh mengalami penurunan jika dibandingkan pada Mei 2024 kemari. Bulan Mei itu, elektabilitasnya di posisi 51 persen sementara Gusti Bhre masih di 35 persen.
Tapi sekarang dibalik, Gusti Bhre di atas sedangkan Teguh mengalami penurunan.
"Elektabilitas Pak Teguh mengalami penurunan secara signifikan jika dibandingkan bulan Mei lalu. Sekarang Gusti Bhre berada di atas Pak Teguh," ungkap dia.
Menurutnya penurunan elektabilitas Teguh itu disebabkan karena tingkat kesukaan masyarakat terhadap Gusti Bhre lebih tinggi dibanding Teguh.
Apalagi Gusti Bhre sekarang sudah mulai intens blusukan menemui masyarakat.
"Tingkat kesukaan masyarakat terhadap Gusti Bhre tinggi dibandingkan ke Pak Teguh," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Panglima Jilah Undang Jokowi di Acara Adat Bahaupm Bide Bahana, Pertemuan Besar Suku Dayak
-
Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus
-
PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah
-
BRI Optimalkan Likuiditas Dari Dana SAL Untuk Percepat Pembiayaan Sektor Riil
-
Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang