SuaraSurakarta.id - Baliho bertuliskan 'Mbak-mbak berkacamata siap mendampingi mas-mas berkacamata itu' tersebar di sejumlah titik di Kota Solo jepang Pilkada Solo 2024.
Praktis, kemunculan baliho di sejumlah titik strategis di Kota Bengawan ini menjadi fenomena di kalangan anak muda.
Tak sedikit, diantara anak muda Kota Solo yang membuat aksi dengan berfoto menggunakan background baliho tersebut. Bahkan, mereka juga mengklaim jika sosok berkacamata itu merupakan dirinya.
Aksi yang mereka lakukan ini, juga diunggah di story media sosial (medsos). Termasuk di status WhatsApp yang mereka miliki. Tentu, hal itu mengundang penasaran di kalangan mereka.
Seperti yang dilakukan oleh Anggun Wahyu (22). Dia mengaku, baliho yang dipasang itu cukup unik. Meski dirinya mengetahui, jika sosok ‘mbak dan mas berkacamata’ itu mengacu ke sosok seseorang yang akan maju sebagai calon pasangan politik di Kota Solo. Apalagi, mereka juga sudah terjun secara langsung ke masyarakat.
"Kalau saya pribadi, itu kreatif banget ya. Ya ini cara untuk memperkenalkan diri ke anak muda zaman sekarang. Kan, anak muda sekarang sukanya yang gak flat-flat (biasa saja-red). Ya ini membuat anak muda, untuk berpikir siapa sih sosok itu. Meskipun, sebagian besar pasti sudah tahu arahnya kemana," ujar Anggun kepada Suara.com, Jumat (9/8/2024).
Dalam unggahannya, perempuan berparas cantik itu mengenakan kacamata diiringi caption ‘Yura, apakah aku yang dimaksud (berkacamata-red)?’.
"Kalau kemasannya seperti itu kan, politik jadi terkesan asyik. Gak terkesan kaku, seperti baliho-baliho yang memajang sosok calon yang bakal bertarung di Pilkada Solo nanti," ujar warga asal Jebres itu.
Dirinya berharap, pemimpin Kota Solo di masa mendatang dapat mewadahi keinginan anak muda dan memajukan Kota Solo lebih maju lagi.
Baca Juga: Serikat Kawula Sedasa Rangkul Pengemudi Ojek Online Menangkan Gusti Bhre di Pilkada Solo 2024
Sementara itu, pengamat politik, Akhmad Ramdhon mengatakan, pola komunikasi yang dilakukan berbeda dengan baliho bakal calon pemimpin Kota Solo yang sebelumnya telah muncul. Menurutnya, ada pesan komunikasi yang ingin disampaikan ke masyarakat.
"Asumsi yang dibangun adalah ini bagian supaya publik diminta untuk menebak. Tapi, sebenarnya tebakan itu mudah, ketika masing-masing figur tersebut mengonfirmasi di masing-masing akun media sosial mereka," ujar Ramdhon.
Staf pengajar sosiologi FISIP UNS ini juga mengakui, jika strategis politik yang dilakukan itu sangat menarik karena ini merupakan bagian dari komunikasi yang dilakukan di tingkat partai masih intens.
"Artinya, jadwal pendaftaran masih di akhir Agustus 2024. Sehingga, upaya ini bisa sebagai sosialisasi awal ke publik," tegasnya.
Disinggung terkait banyaknya anak muda yang menggunakan baliho tersebut sebagai background ber-selfie dan diunggah ke medsos, Ramdhon mengatakan, bahwa hal itu sebagai indikasi positif meleknya kalangan muda terhadap politik.
Selain itu, juga menandakan kesadaran para figur untuk menyasar kalangan anak muda agar aktif berpolitik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Duh! Gara-gara Harga Aspal Naik, Sejumlah Proyek Jalan di Solo Tertunda
-
Viral Dosen UNS Lecehkan Perempuan di Kereta, Sanksi Cuma dapat Teguran Tertulis?
-
Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi
-
Dari Dapur MBG, Santri Yatim Ini Bisa Menopang Ekonomi Keluarga
-
Gratis dari Pemerintah, Sekolah Rakyat Bikin Pembuat Tungku Ini Mampu Antarkan Anak ke Bangku SMA