- Wali Kota Solo meresmikan tiga SD Negeri pada Jumat (30/1/2026) yang merupakan hasil pembangunan konstruksi tahun 2025.
- Pemerintah Kota Solo mengalokasikan dana APBD untuk peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pendamping bagi pelajar disabilitas.
- Total anggaran Rp43,8 miliar digunakan untuk menyelesaikan 32 paket konstruksi pendidikan dasar dan menengah, kecuali satu masjid SMP 5.
SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo, Respati Ardi meresmikan tiga Sekolah Dasar (SD) Negeri Solo, Jumat (30/1/2026). Ketiga SD ini meliputi SD Negeri Sekip, SD Negeri Begalon 1 dan SD Negeri Madyotaman.
Ketiga SD ini merupakan hasil penyelesaian pembangunan pekerjaan di tahun 2025. Selain meresmikan SD Negeri, Respati juga mengumumkan penyelesaian paket pekerjaan konstruksi untuk bidang PAUD-PNF dan SMP.
“Jadi hari ini tadi meresmikan beberapa sekolah dan menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan sebelumnya di 2025. Dan sarana fasilitas sekolah ini sudah sangat baik sekali,” kata Respati usai peresmian yang digelar di SD Sekip Surakarta.
Untuk mendorong pendidikan Surakarta yang inklusif, Respati akan melakukan peningkatan kualitas tenaga pendidik, kesejahteraan guru serta menambah pendamping untuk pelajar disabilitas. Dia mengatakan pelayanan pendidikan di Kota Bengawan harus merata dan dirasakan oleh semua warga Solo.
“Kita akan siapkan terkait pendapatan daerah ada hubungannya nanti kita untuk mencadangkan biaya untuk peningkatan 0enambahan guru terutama tenaga pendamping disabilitas akan kita utamakan terlebih dahulu,” jelasnya.
“Karena mengingat kita sudah mendorong sekolah inklusif yang dimana pendamping disabilitas ini menjadi sangat penting sekali di SD Negeri dan sekolah di Surakarta. Dan karena ini pendidikan dasar, kami siap di tahun-tahun berikutnya bersaing dengan sekolah-sekolah swasta di Kota Surakarta,” lanjutnya.
Selain meresmikan beberapa SD Negeri, Respati juga meluncurkan Pelaksanaan Jam Wajib Belajar di Luar Sekolah dan Pelatihan Guru Pembelajaran Mendalam. Dia harap dengan upaya ini, kualitas pendidikan di Kota Solo semakin meningkat.
“Kami juga akan memberikan pelatihan-pelatihan untuk kepala sekolah terkait kerja sama dengan perusahaan, CSR. Jadi tidak hanya bergantung pada dana APBD dan BOS daerah dan lain-lain tetapi saya beri fasilitas guru-guru untuk menambah kualitas layanan pendidikan di Surakarta,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Surakarta, Dwi Ariyatno menjelaskan, pembangunan sekolah ini menggunakan dana bersumber dari APBD, DAU maupun Silpa DAU dengan total anggaran Rp. 43.868.307.510. Dari nilai tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mampu menyelesaikan pembangunan empat jenjang pendidikan yakni PAUD-PNF, SD dan SMP.
Baca Juga: Respati Ardi Siapkan Insentif untuk Atlet Disabilitas Solo Berprestasi di ASEAN Para Games 2025
Rinciannya bidang PAUD-PNF empat paket pekerjaan dengan nilai Rp. 2.423.0430640, bidang SD 12 paket pekerjaan dengan nilai Rp. 15.708.360.742 dan bidang SMP 16 paket pekerjaan dengan nilai Rp. 25.736.803.128.
“Dari semua total pengerjaan paket itu keseluruhan sudah selesai 100 persen kecuali masjid di SMP 5. Tempat ibadah di sana sehubungan dengan penyedia tidak mampu menyelesaikan sampai dengan waktu sehingga kemarin diputus kontrak dan dikenakan sanksi masuk daftar hitam,” tuturnya.
Dia berharap dengan fasilitas yang telah dibangun ini dapat meningkatkan sarana penunjang terhadap peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di Surakarta. Termasuk dalam pemenuhan fasilitas bagi pelajar disabilitas.
“Semua sekolah yang dibangun ramah untuk disabilitas. Jadi anak-anak disabilitas nanti akan ditempatkan di kelas bawah,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah
-
BRI Optimalkan Likuiditas Dari Dana SAL Untuk Percepat Pembiayaan Sektor Riil
-
Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat
-
BRI Dorong Remitansi PMI Jadi Modal Usaha Produktif Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Taiwan