SuaraSurakarta.id - STT Warga Surakarta menjalin kerjasama strategis dengan PT Kalimantan Prima Persada (KPP) dengan Pelatihan Basic Mechanic Course (BMC) Batch ke-IV.
Divisi Plant Learning Development PT KPP, Yohanes Dwi Nuryanto mengatakan, kegiatan tersebut untuk mendidik calon karyawan KPP dengan sikap, mental dan kompetensi yang mumpuni.
Dirinya menekankan, pelatihan yang diadakan untuk membentuk calon karyawan bermental baja dan memiliki kompetensi secara teknis.
"Calon karyawan yang bermental baja dan memiliki kompetensi mumpuni, itu yang kami harapkan," kata Yohanes, Jumat (17/5/2024).
Sementara itu, Humas STT Warga Surakarta, Burhanudin mengatakan, pihaknya selalu siap berkolaborasi dengan PT. KPP.
"Kami siap berkolaborasi dengan PT. KPP. Kami berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan bekal terbaik bagi peserta BMC, baik dari segi attitude, mental, kecerdasan emosional, kecerdasan sosial, termasuk juga kompetensi alat berat," ungkapnya.
Ditegaskan, STT Warga berkomitmen dalam menyelenggarakan pelatihan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan industri.
Pelatihan BMC Batch ke-4 ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 13 Mei hingga 29 Juli 2024. Program pelatihan ini dirancang untuk memberikan peserta pengetahuan dan keterampilan dasar yang diperlukan dalam bidang mekanik.
Materi pelatihan mencakup berbagai aspek, mulai dari safety hingga basic maintenance. Selain itu, pelatihan ini juga diiringi dengan program pengembangan disiplin dan mental yang ketat, yang dihandle langsung oleh anggota TNI.
Baca Juga: Di Hadapan Ratusan Mahasiswa, Kapolda Jateng Berikan Pesan Penting Usai Pemliu 2024
Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan peserta tidak hanya mahir dalam aspek teknis, tetapi juga memiliki kedisiplinan dan mental yang kuat.
Program BMC ini merupakan bagian dari komitmen PT. KPP dan STT Warga Surakarta untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas di Indonesia.
Dengan pelatihan yang komprehensif dan fasilitas yang memadai, diharapkan para peserta dapat siap menghadapi tantangan di dunia kerja dan berkontribusi secara signifikan dalam industri alat berat.
Melalui pelatihan tersebut, peserta akan mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berlatih langsung dari para ahli serta instruktur berpengalaman, yang tidak hanya memberikan pengetahuan teknis tetapi juga menanamkan nilai-nilai profesionalisme dan etika kerja.
Kolaborasi antara STT Warga Surakarta dan PT. KPP diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kedua belah pihak dan masyarakat luas. Sehingga dapat berkaris dan sukses di dunia industri.
Program ini juga menunjukkan pentingnya kerjasama antara institusi pendidikan dan industri dalam menciptakan tenaga kerja yang siap pakai dan mampu bersaing di pasar global.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Bukan Sekadar Bantuan, Bhakti Presisi Polresta Solo Pererat Kebersamaan dengan Ojol dan Supeltas
-
NICE Gelar 55 Event, Perkuat Posisi sebagai Destinasi MICE Baru
-
BRI Perkuat Program 3 Juta Rumah, Ribuan Debitur Ikut Akad Massal
-
Manfaatkan Kepercayaan Majikan, ART di Solo Diduga Curi Uang dan Perhiasan
-
Menembus Medan Sulit, Mantri BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan di Talaud