Ronald Seger Prabowo
Minggu, 05 Mei 2024 | 12:47 WIB
Tim Jatanras Polda Jateng Ekswil Soloraya bersama dengan Tim Resmob Polres Boyolali telah berhasil meringkus pelaku pembunuhan pengusaha tembaga Boyolali. Pelaku ditangkap di Terminal Tirtonadi Solo, Sabtu (4/5/2024) malam. [Instagram @macan.bengawan]

SuaraSurakarta.id - Pelaku pembunuhan bos kerajinan tembaga berinisial IR alias IB (27) warga Sumberlawang, Sragen terancam hukuman berat.

Kapolres Boyolali AKBP Petrus Parningotan Silalahi mengungkapkan, pelaku jauh-jauh hari sudah merencanakan menghabisi korban Bayu Handono (37).

Dari keterangan yang didapatkan dari pelaku, pertemuan terakhir di rumah korban, pelaku telah mempersiapkan senjata tajam berupa sabit yang dibawa pelaku dari rumahnya.

Baca Juga:

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Bos Kerajinan Tembaga di Boyolali

Pengusaha Kerajinan Tembaga di Cepogo Boyolali Tewas Dibunuh, Ditemukan Bersimbah Darah

"Sabit itu digunakan untuk meghabisi nyawa korban untuk memiliki barang berharga milik korban," kata Petrus, Minggu (5/5/2024).

"Selain menggunakan sabit, pelaku juga menggunakan palu yang berada di rumah korban untuk membuat korban tidak berdaya sebelum dihabisi dengan sabit," tambah dia.

Dia menjelaskan, antara korban dengan pelaku berinisial IR alias IB (27) sudah saling mengenal. Pelaku bahkan sudah sering menginap di rumah korban kawasan Kebonso, Pulisen, Kabupaten Boyolali.

Baca Juga: Pengusaha Kerajinan Tembaga di Cepogo Boyolali Tewas Dibunuh, Ditemukan Bersimbah Darah

"Pelaku sudah beberapa kali diajak korban ke rumahnya dan juga menginap di sana," jelas dia.

Petrus memaparkan, kedekatan itulah yang membuat pelaku mengetahui betul kondisi korban yang selama ini tinggal sendirian di rumah.

Pelaku, lanjut Kapolres, sudah menyiapkan senjata tajam berupa celurit sebelum datang ke rumah dan menghabisi korban.

"Motif pelaku ingin menguasai barang berharga milik korban. Selain menggunakan sabit, pelaku juga menggunakan palu yang berada di rumah korban untuk membuat korban tidak berdaya sebelum dihabisi dengan sabit," tegas perwira polisi berpangkat melati dua itu.

Baca Juga:

Brutal! Emak-emak Tebas Wanita Paruh Baya dengan Samurai, Motif Pelaku Masih Misterius

Load More