Ronald Seger Prabowo
Minggu, 05 Mei 2024 | 11:05 WIB
Kapolres Boyolali AKBP Petrus Parningotan Silalahi.[Dok Humas Polres Boyolali]

SuaraSurakarta.id - Kapolres Boyolali AKBP Petrus Parningotan Silalahi menungkapkan sederet fakta kasus pembunuhan pengusaha kerajinan tembaga, Bayu Handono (37).

Dia menjelaskan, antara korban dengan pelaku berinisial IR alias IB (27) sudah saling mengenal. Pelaku bahkan sudah sering menginap di rumah korban kawasan Kebonso, Pulisen, Kabupaten Boyolali.

"Pelaku sudah beberapa kali diajak korban ke rumahnya dan juga menginap di sana," kata AKBP Petrus, Minggu (5/5/2024).

Baca Juga:

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Bos Kerajinan Tembaga di Boyolali

Pengusaha Kerajinan Tembaga di Cepogo Boyolali Tewas Dibunuh, Ditemukan Bersimbah Darah

Petrus memaparkan, kedekatan itulah yang membuat pelaku mengetahui betul kondisi korban yang selama ini tinggal sendirian di rumah.

Pelaku, lanjut Kapolres, sudah menyiapkan senjata tajam berupa celurit sebelum datang ke rumah dan menghabisi korban.

"Motif pelaku ingin menguasai barang berharga milik korban. Selain menggunakan sabit, pelaku juga menggunakan palu yang berada di rumah korban untuk membuat korban tidak berdaya sebelum dihabisi dengan sabit," tegas perwira polisi berpangkat melati dua itu.

Baca Juga: Geger Adik Bunuh Kakak Kandung di Klaten, Disaksikan Langsung Sang Ibu

Setelah melakukan pembunuhan pelaku menggasak sejumlah barang-barang milik korban diantaranya sepeda motor Honda PCX, uang tunai sekitar Rp 2 juta, handphone merk Iphone 12 pro, dompet warna coklat, kartu ATM BCA Platinum, sepatu merk Vibram Hoka, tas merk Ternua dan jam merk COROS.

Baca Juga:

Brutal! Emak-emak Tebas Wanita Paruh Baya dengan Samurai, Motif Pelaku Masih Misterius

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Pemuda Malah Diusir Ibu Kos Usai Kehilangan Sepeda Motor di Kos-kosan

Atas perbuatanya pelaku dejerat dengan Pasal 340 KUHP dan atau 338 KUHP dan atau 365 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup.

Diberitakan sebelumnya, korban Bayu Handono ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Jumat (3/5/2024).

Load More