SuaraSurakarta.id - Tahun Baru Imlek 2024 ini adalah Shio atau Tahun Naga Kayu. Terdapat mitos mengenai shio Naga Kayu yang ada di dalam mitologi Tionghoa baik dalam sejarah hingga fakta menarik di dalamnya.
Imlek 2024 akan diperingati tanggal 10 Februari 2024. Adapun 2024 dipercaya sebagai tahun Naga Kayu yang mana terdapat informasi yang menarik seputar hewan mitologi tersebut. Terutama berkaitan dengan makna atau karakter hewan tersebut.
Mitos Tahun Naga Kayu
Tahun 2024 adalah tahun Naga Kayu, yang dimulai pada 10 Februari 2024 dan berakhir pada 28 Januari 2025. Naga adalah hewan kelima dalam zodiak Tionghoa, dan merupakan satu-satunya hewan mitos dalam zodiak. Kayu adalah salah satu dari lima elemen, dan dikaitkan dengan pertumbuhan, pembaharuan, dan vitalitas.
Baca Juga: Jelang Tahun Baru Imlek, Masyarakat Solo Mulai Berburu Pernak-pernik Hiasan
Naga Kayu adalah simbol kekuatan, keberanian, dan kebijaksanaan. Orang yang lahir di tahun Naga Kayu dikatakan diberkahi dengan kualitas-kualitas ini, serta tekad, karisma, dan kemurahan hati. Mereka sering menjadi pemimpin yang sukses dan mampu menginspirasi orang lain.
Tahun Naga Kayu juga merupakan waktu untuk perubahan dan pertumbuhan. Ini adalah waktu yang tepat untuk memulai proyek baru, mengambil risiko, dan melangkah keluar dari zona nyaman Anda. Energi tahun ini akan mendukung mereka yang berani dan ambisius.
Naga adalah makhluk mitos yang telah memainkan peran penting dalam budaya Tionghoa selama berabad-abad. Mereka sering digambarkan sebagai makhluk yang kuat dan berkuasa dengan tubuh panjang seperti ular dan kepala bertanduk. Naga dikatakan mampu mengendalikan air dan cuaca, dan sering dikaitkan dengan keberuntungan dan kemakmuran.
Ada banyak legenda tentang naga kayu. Salah satu yang paling terkenal adalah kisah Yu the Great, seorang kaisar legendaris yang dikatakan telah menggunakan kekuatan naga kayu untuk mengendalikan banjir dan membawa kemakmuran bagi rakyatnya.
Tahun Naga Kayu diprediksi akan menjadi tahun yang penuh dengan energi dan vitalitas. Ini adalah waktu yang tepat untuk memulai proyek baru, mengambil risiko, dan mengejar impian Anda. Energi tahun ini akan mendukung mereka yang berani dan ambisius.
Baca Juga: Mudah Dibuat, Ini Dia Resep Spring Rolls Hidangan Khas Perayaan Imlek
Namun, tahun ini juga bisa menjadi waktu yang penuh dengan tantangan. Penting untuk tetap fokus pada tujuan Anda dan tidak mudah menyerah. Anda mungkin juga perlu menghadapi beberapa rintangan dan hambatan di sepanjang jalan.
Berita Terkait
-
Sejarah Cap Go Meh, Tradisi 2000 Tahun dari Ritual Kuno Hingga Festival Lampion
-
Semarak Perayaan Pawai Cap Go Meh di Pecinan Glodok
-
Intip Nasib Shio Ayam, Kerbau, dan Tikus yang Dibilang Gibran Paling Beruntung di 2025, Apa Benar?
-
Meriahkan Penutupan Imlek 2025 Bersama Nasabah di Jakarta, Bank Mandiri Perkuat Layanan dan Inovasi Digital
-
Tak Hanya Komitmen Jaga Keberagaman Umat, Untar Ingin Berikan Kontribusi dan Melangkah Maju di Dunia Pendidikan
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total
-
Sempat Tak Percaya, Ini Momen Bima Arya Kaget Ada Wisata Jokowi di Solo
-
25 Kepala Daerah Ikuti Retret Gelombang Kedua, Ini Kata Wamendagri