SuaraSurakarta.id - Manajer SPBU Jurug, Edi Kistoro menantang BPH Migas untuk memberikan keterangan terkait dengan tuduhan penjualan solar bio solar melebihi kuota.
Edi menyebut denda Rp167 juta yang diberikan kepadanya terkesan ngawur dan masuk akal karena tidak dijelaskan secara detail.
"Saya tidak mengetahui bagaimana perhitunganya, kenapa bisa muncul kelebihan kuota sampai 176.805 liter pada bulan Juli 2023," kata Edi kepada Suara.com, Sabtu (23/12/2023).
Menurutnya, SPBU Jurug menjual bio solar sesuai dengan pasokan yang diterima, yakni sekitar 7.000 liter/hari.
"Hingga muncul jumlah kelebihan penjualan bio solar yang sangat banyak itu membuat saya bingung dan kelebihan penjualan bio solar tidak logis dan tidak masuk akal," jelas dia.
Menurutnya, denda yang dikenakan itu sangat memberatkan. Dalam sebulan, pendapatan SPBU hanya mencapai kisaran Rp20 jutaan. Sedangkan, denda yang dikenakan mencapai Rp617 juta.
"Bahkan, kami hanya menggaji karyawan setengah dari gaji yang diterima biasanya," kata Edi.
Terkait denda tersebut, Edi mengaku, terus berkomunikasi dengan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Cabang Kota Solo. Namun, hingga saat ini belum ada titik temu.
"Jawabannya masih menunggu. belum ada jawaban yang sesuai harapan kita," ungkapnya.
Baca Juga: Viral Video SPBU Ada Juru Parkir, Warganet Resa Ingin Lapor ke Erick Thohir
Seperti diberitakan, denda dari BPH Migas ini menimpa sejumlah SPBU di wilayah Solo Raya. Kisaran denda bervariatif mulai dari Rp200 juta hingga Rp600 jutaan.
"Kita sudah melakukan upaya klarifikasi bersama teman-teman paguyuban SPBU Soloraya, namun sampai sekarang belum ada klarifikasi dari BPH Migas," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Kritik Pedas Program MBG hingga Koperasi Desa, Mahasiswa Beri Ultimatum 7x24 Jam ke Pemerintah
-
Rismon Sianipar Temui Jokowi di Solo, Bawa Buku 'Otentifikasi Ijazah'
-
Malam Satu Suro di Keraton Solo Memanas: Dua Kubu Keluarga Keraton Terlibat Adu Mulut!
-
Peringatan Malam 1 Suro, Kubu PB XIV Purboyo Tak Lakukan Kirab Pusaka, Ini Alasannya
-
2 Kubu di Keraton Solo Tetap Gelar Kirab Malam 1 Suro, Duduk Saling Membelakangi