SuaraSurakarta.id - Presiden Ir. Soekarno dikabarkan pernah melakukan pertemuan dengan Marilyn Monroe. Meskipun belum diketahui kebenarannya, tetapi hal ini menjadi informasi sejarah yang patut untuk disimak.
Semasa hidup Ir. Soekarno dikenal dengan banyak wanita, bahkan mempunyai banyak istri. Namun, ada sosok perempuan yang dikaitkan dengan Ir. Soekarno yaitu Marilyn Monroe yang merupakan bintang terkenal Amerika Serikat saat itu.
Pastinya banyak yang penasaran dengan hubungan serta pertemuan Soekarno dengan Marilyn Monroe. Berikut ini ulasan singkatnya untuk Anda:
Sejarah Pertemuan Soekarno dan Marilyn Monroe
Soekarno dan Marilyn Monroe adalah dua sosok ikonik dari dua era yang berbeda. Soekarno adalah Presiden pertama Republik Indonesia yang dikenal dengan karisma dan wibawanya. Marilyn Monroe adalah bintang film Hollywood yang menjadi simbol seks dan kecantikan.
Pada tahun 1956, Soekarno melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat. Saat itu, Marilyn Monroe sedang berada di puncak kariernya. Pertemuan antara Soekarno dan Marilyn Monroe pun menjadi salah satu peristiwa yang paling disorot oleh media.
Menurut catatan sejarah, Soekarno dan Marilyn Monroe pertama kali bertemu pada tanggal 19 Mei 1956 di Hotel Waldorf-Astoria, New York City. Pertemuan tersebut berlangsung singkat, hanya sekitar 30 menit. Soekarno dan Marilyn Monroe saling berkenalan dan bertukar pikiran tentang berbagai hal, termasuk politik, budaya, dan sosial.
Setelah pertemuan tersebut, Soekarno dan Marilyn Monroe dikabarkan bertemu kembali beberapa kali. Beberapa sumber menyebutkan bahwa mereka juga sempat melakukan kencan rahasia di hotel-hotel di New York City.
Isu tentang hubungan Soekarno dan Marilyn Monroe pun menjadi buah bibir di Indonesia dan Amerika Serikat. Ada yang percaya bahwa mereka saling jatuh cinta, sementara yang lain menganggap bahwa pertemuan mereka hanyalah sebatas kebetulan.
Namun, hingga saat ini, kebenaran tentang hubungan Soekarno dan Marilyn Monroe masih menjadi misteri. Tidak ada bukti sejarah yang kuat yang dapat membuktikan bahwa mereka benar-benar menjalin hubungan asmara.
Ada beberapa versi cerita yang beredar tentang pertemuan Soekarno dan Marilyn Monroe. Menurut versi pertama, pertemuan mereka adalah hasil dari upaya CIA untuk menjebak Soekarno. CIA ingin menggunakan Marilyn Monroe untuk menggoyahkan Soekarno yang saat itu dianggap sebagai ancaman bagi Amerika Serikat.
Versi kedua menyebutkan bahwa pertemuan mereka adalah pertemuan yang murni bersifat pribadi. Soekarno dan Marilyn Monroe tertarik satu sama lain dan ingin menjalin hubungan.
Versi ketiga menyebutkan bahwa pertemuan mereka adalah pertemuan yang dirancang oleh Soekarno sendiri. Soekarno ingin memanfaatkan popularitas Marilyn Monroe untuk mempromosikan Indonesia di mata dunia.
Terlepas dari kebenarannya, pertemuan Soekarno dan Marilyn Monroe tetap menjadi salah satu peristiwa paling menarik dalam sejarah Indonesia. Pertemuan tersebut telah menjadi bagian dari legenda Soekarno dan Marilyn Monroe, dua sosok ikonik yang selalu menjadi sorotan publik.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
5 Destinasi Wisata Kota Solo Paling Nyaman untuk Lansia, Minim Naik-Turun Tangga
-
5 Mobil Bekas Rp150 Jutaan yang Bikin Anda Tampil Ala 'Orang Kaya Lama'
-
7 Fakta Panas Kemelut Keraton Solo: Intervensi Pemerintah hingga Polemik Dana Hibah!
-
Sapa Warga Solo, Film 'Tuhan Benarkah Kau Mendengarku?' Ruang Refleksi Keluarga Indonesia
-
Juru Bicara PB XIV Nilai Menteri Kebudayaan Fadli Zon Tidak Pahami Persoalan Karaton Solo