SuaraSurakarta.id - Tim Para Powerlifting NPC Indonesia terus bekerja keras untuk mendulang poin demi mendapatkan tiket ke Paralimpiade 2024 Paris mendatang.
Pelatih para power lifting Indonesia, Coni Ruswanto menjelaskan, para atlet baru saja menyelesaikan try out pada World Cup Tbilisi Georgia 2023 dengan membawa pulang 10 medali.
Ada lima atlet cabor para powerlifting yang dikirim pada kejuaraan tersebut, tiga diantaranya difokuskan untuk mendulang poin bekal paralympic
"Jadi untuk tahun ini Asian Para Games Hangzhou kelas putri itu harus peringkat 8 Asia dan putra peringkat 11 Asia. Tapi kalau di paralympics kalau putri peringkat 8 kalau putra peringkat 10 itu baru bisa masuk ke paralympics," kata Coni Ruswanto, Minggu (7/5/2023).
Dia memaparkan, tiga atlet yang difokuskan untuk mendulang poin bekal paralympics adalah Ni Nengah Widiasih di kelas 45 kg, Siti Mahmudah di kelas 79 kg dan Sriyanti di kelas 86+ kg.
Masing-masing atlet itu membawa pulang dua medali kategori angkatan terbaik (best) dan total angkatan.
Ni Nengah Widiasih meraih medali emas (best) dan perunggu untuk angkatan totalnya. Siti Mahmudah memperoleh medali emas untuk angkatan terbaik dan perak (total). Sementara Sriyanto membawa pulang dua medali perak baik untuk best maupun total.
"Yang menjadi kebanggaan kemarin kami mempunyai atlet debutan baru yang baru pertama kali terjun di kancah internasional itu mereka bisa menorehkan prestasi yang cukup bagus," jelas dia.
Kedua atlet itu adalah Abdul Hadi di kelas 49 kg putra yang membawa pulang dua medali emas usai mengalahkan juara asal Eropa.
Baca Juga: Para-bulu Tangkis Indonesia Raih 7 Emas pada Turnamen di Spanyol
"Yang kedua putri kelas 67 atas nama Sebrioni itu juga memperoleh dua medali yaitu dua medali emas best dan total, yang dikalahkan itu para perunggunya Tokyo," paparnya.
Dengan perolehan tersebut tiga atlet Paralympics sudah mencukupi limit point. Sementara dua atlet debutan masih harus melakukan pertandingan di World Championships Dubai pada Agustus mendatang.
"Untuk yang Asian Para Games Hangzhou kita tinggal mencari point di bulan Agustus di Wolrd Championships Dubai itu penentuan terakhir bisa masuk rangking lolos ke ASIAN Para Games,"ungkapnya.
Sebagai informasi World Cup Tbilisi Georgia 2023 diikuti oleh 20 negara. Coni menyebut kontingen Ukraina menjadi yang terkuat pada laga itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Kenang Ki Anom Suroto, Respati Ardi Branding Kota Solo dengan Karya Jingle 'Solo Berseri'
-
5 Destinasi Wisata Kota Solo Paling Nyaman untuk Lansia, Minim Naik-Turun Tangga
-
5 Mobil Bekas Rp150 Jutaan yang Bikin Anda Tampil Ala 'Orang Kaya Lama'
-
7 Fakta Panas Kemelut Keraton Solo: Intervensi Pemerintah hingga Polemik Dana Hibah!
-
Sapa Warga Solo, Film 'Tuhan Benarkah Kau Mendengarku?' Ruang Refleksi Keluarga Indonesia