Ia sudah menekuni pekerjaan ini cukup lama dan turun temurun hingga sekarang.
"Ini usaha turun temurun sudah puluhan tahun. Saya sudah 23 tahun, sebelum saya sudah ada," ucap dia.
Sementara itu Pengawas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jateng, Aris Hariyadi mengatakan mendapat laporan soal limbah anjing yang dibuang di sungai kemarin sore. Hasilnya hari ini langsung action ke lapangan untuk mengecek ke lokasi.
"Kalau aduan yang diterima itu kejadiannya sudah dua minggu lalu. Menyembelih memang tapi hanya satu ekor saja," ujarnya.
Pihaknya melihat fakta-fakta kalau setiap hari itu melakukan penyembelihan berati ada bercak-bercak darah kemana-mana. Kemudian ada kandang anjing dan sudah tidak dimanfaatkan lagi.
"Jadi hari ini kita buatkan berita acara sesuai dengan fakta yang ada. Tidak ada yang kita tutupi, kejadiannya itu dua minggu lalu dan menyembelih hanya satu ekor saja," jelas dia.
Informasinya yang bersangkutan sudah tidak melakukan penjagalan atau menyembelih lagi. Tetapi hanya menerima daging yang sudah disembelih dan siap dimasak.
Kalaupun masih melakukan penyembelihan harusnya limbah diolah dulu tidak langsung dibuang ke sungai.
"Jika masih menemukan penyembelihan akan kita tutup. Sementara ini bukti real belum ada, kalau ada kita beri sanksi lebih lanjut," paparnya.
Baca Juga: Bersama Animal Defenders Indonesia, Gojek Berantas Penjualan Daging Anjing
"Kita tidak menemukan bukti bahwa ada darah yang ke sungai dan membuat tercemar. Kalau pun itu ada nanti kita hentikan," tandas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Polresta Solo dan BI Musnahkan Ribuan Lembar Uang Palsu, Nilainya Bikin Geleng-geleng!
-
Sikat Motor Terparkir di Teras, Pemuda Asal Walantaka Diamankan Satreskrim Polresta Solo
-
Ahli Waris Protes Keras Rencana Revitalisasi Kawasan Sriwedari, Berpotensi Rugikan Keuangan Negara
-
Duh! Viral Warung Bakso di Klaten Kenakan Tarif AC ke Pembeli
-
Kisah Warga Jatirejo Solo: Bertahun-tahun Hidup Berdampingan dengan Bau Menyengat TPA Putri Cempo