SuaraSurakarta.id - Komisi III DPRD Kabupaten Sukoharjo meminta agar rekanan proyek pembangunan Jembatan Tambakboyo di Desa Tambakboyo, Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo harus diberi sanksi tegas.
Mengingat jembatan yang dalam proses pembangunan itu belum selesai namun malah ambrol di tengah pengerjaan.
"Itu rekanan harus diberikan sanksi yang tegas. Kalau bisa di blacklist. Itu termasuk proyek gagal," ujar Ketua Komisi 3 DPRD Sukoharjo, Nurjayanto saat ditemui, Kamis (5/1/2022).
Menurutnya, anggaran pembangunan jembatan tersebut cukup besar sekitar Rp 10,8 miliar. Tapi tahu-tahu malah ambrol, sehingga perangkat hukum harus bergerak untuk mengecek.
"Efek dari itu, apakah ini dilanjutkan sehingga barang-barang yang kemarin sudah putus takutnya digunakan. Jangan tambal sulam dan itu sangat berbahaya sekali, harus diganti," katanya.
Jembatan tersebut melintang di Sungai Bengawan Solo dan resikonya malah tinggi. Itu masih jadi tanggung jawab rekanan.
"Itu belum pernah digunakan oleh warga, diserahkan juga belum. Itu baru proyek berjalan tapi sudah ambrol. Itu 100 persen masih tanggung jawab rekanan," ungkap dia.
Pihaknya sudah bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR). Ini supaya terus memantau, sehingga ketika ada hal-hal yang disalahgunakan, diselewengkan, atau pelanggaran bestek bisa tahu.
"Itu betul-betul kita harus tahu. Biar proyek-proyek yang dikerjakan benar-benar sesuai dengan rencana," sambungnya.
Baca Juga: Sukoharjo Diterjang Hujan Angin, Puluhan Pohon Tumbang
Lanjut dia, untung saja itu belum digunakan warga jadi tidak ada korban. Kalau ada korban jelas harus bertanggung jawab dan pastinya akan menjadi masalah.
"Itu pertanggung jawabnya jelas, pertanggung jawaban anggaran, mungkin hukum kalau ada penyalahan bestek. Beruntung itu belum digunakan oleh warga," imbuh dia.
Nurjayanto menambahkan, mungkin kedepan kalau membangun jangan jembatan gantung. Karena jembatan gantung dengan lebar dan panjang itu sangat berbahaya.
"Dibuat jembatan permanen saja, jangan jembatan gantung," tandasnya.
Seperti diketahui Jembatan Tambakboyo di Sukoharjo ambrol pada 31 Desember 2021 kemarin. Padahal masih dalam proses pengerjaan dan belum digunakan oleh warga.
Jembatan yang menghubungkan antar kadus (dukuh) tersebut sudah ditunggu lama oleh warga Tambakboyo.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Jokowi Kenang Try Sutrisno Sosok yang Sederhana dan Tegas, Indonesia Kehilangan Putra Terbaiknya
-
Tragedi di TPA Putri Cempo: Petugas PLTSa Tewas Mengenaskan Terjatuh di Mesin Pemilah Sampah
-
4 Fakta Terkait Tragedi Kematian Slamet Arifianto Warga Sragen Akibat Disengat Tawon Vespa
-
Viral Bintang Berekor di Bulan Ramadhan, Benarkah Tanda Dukhan dan Kedatangan Dajjal?
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari