SuaraSurakarta.id - Persis Solo harus menelan pil pahit saat dikalahkan PSIM Yogyakarta 1-0 dalam lanjutan BRI Liga 2 grup C di Stadion Manahan, Senin (15/11/2021).
Gol semata mayang pemain PSIM Yogyakarta, Sugeng Efendi di menit ke-51 tak mampu dibalas oleh Ferdinand Sinaga dan kawan-kawan. Akibat kekalahan tersebut, membuat kelolosan Persis Solo ke babak 8 besar harus tertunda.
Selain itu, kekalahan di derbi mataram sarat akan gengsi juga membuat rekor tak terkalahkan Persis Solo harus terhenti di tangan musuh bebuyutan mereka.
Meski begitu, kekalahan tipis tersebut tak menggeser posisi Persis Solo dipuncak klasemen. Laskar Sambernyawa masih kokoh memuncaki klasemen grup C dengan raihan 15 poin. Sedangkan diposisi kedua, PSIM Yogyakarta membuntuti mereka dengan raihan 13 poin.
Namun, kekalahan di derby mataram itu tak sepenuhnya diterima oleh para suporter Persis Solo. Mengingat para suporter menaruh harapan besar agar Persis Solo segera mengunci satu slot ke babak 8 besar.
Berdasarkan pantauan SuaraJawaTengah.id di kolom komentar akun instagram @persisofficial, tak sedikit para suporter yang menyuarakan kekesalannya dengan memberikan komentar miring terhadap tim yang diasuh oleh Eko Purjianto.
"Koyo guru penjas nonton mimpin cah sekolah sparing, wes kegolan kabeh diganti. Ketok ra due taktik," ujar akun @zona_persis**.
"Mu cabang Solo, squad mewah pelatih guru penjas #ekoout," kata akun @renaldy**.
"Lebih baik pemain seperti domba dan dipimpin pelatih seperti singa. Daripada pemain seperti singa dan dipimpin pelatih seperti domba," ungkap akun @kersane**.
Baca Juga: Link Live Streaming Liga 2: Persis Solo vs PSIM Yogyakarta
"Permasalahannya ada di pelatih, Eko hanya merusak sejarah," sahut akun @doanpraset**.
"Pemain bertabur bintang opo pemain bintang pantura. Mainmu kok loyo duhh," timpal akun @vikybagu**.
Bahkan di twitter juga seruan Eko Out kembali menggema. Lantaran pelatih berusia 51 tahun itu dianggap gagal mengangkat performa skuat mewah yang dimiliki Persis Solo.
Sejauh ini diikutsertakan Persis Solo di grup C terbilang kurang memuaskan. Pasalnya Persis Solo kerap kali harus bersusah payah menaklukkan setiap lawannya. Padahal kualitas pemain mereka terbilang di atas rata-rata ketimbang skuat klub grup C lainnya.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
Terkini
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL
-
Burnout 2026 Siap Guncang Solo, Seringai hingga Lucky Draw 2 Motor Chopper
-
Ancam Buka Paksa Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Meradang: Kenapa Harus Pakai Kekerasan?
-
BBRI Kembali Dilirik JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Tinggi Jadi Andalan