- Polres Karanganyar meningkatkan pengawasan BBM dan bahan pokok jelang Idul Fitri untuk cegah kelangkaan.
- Kapolres menginstruksikan pemantauan aktif di SPBU, pasar, serta jalur distribusi logistik oleh seluruh personel.
- Satreskrim bertugas melakukan deteksi dini perkembangan harga dan pasokan BBM serta bahan pokok di wilayah Karanganyar.
SuaraSurakarta.id - Menjelang perayaan Idul Fitri, Polres Karanganyar meningkatkan pengawasan terhadap distribusi bahan bakar minyak (BBM) serta bahan pokok.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat tetap aman serta mencegah terjadinya kelangkaan maupun penimbunan yang dapat memicu kenaikan harga di pasaran.
Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti, telah menginstruksikan seluruh personel, khususnya yang berada di tingkat polsek, untuk aktif melakukan pemantauan di sejumlah titik strategis seperti stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), pasar tradisional, gudang distribusi, hingga jalur distribusi logistik.
“Pengawasan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi penyalahgunaan distribusi BBM dan bahan pokok menjelang Idul Fitri, saat permintaan masyarakat biasanya meningkat," kata Arman melansir Jatengnews.id--jaringan Suara.com, Sabtu (7/3/2026).
Selain itu, kepolisian juga melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan harga bapokting, mulai dari tingkat distribusi hingga penjualan di masyarakat.
Ia menegaskan, jajaran Satreskrim telah diperintahkan melakukan deteksi dini terhadap perkembangan harga maupun pasokan BBM dan bahan pokok di wilayah Karanganyar.
"Saya sudah perintahkan Satreskrim untuk memantau perkembangan harga dan pasokan, baik dari hulu hingga hilir," paparnya.
Pengawasan juga difokuskan pada sejumlah titik rawan, seperti stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) serta depo penyimpanan bahan bakar.
Berdasarkan pemantauan sementara, kondisi di Kabupaten Karanganyar masih relatif kondusif dan belum ditemukan adanya aksi panic buying di masyarakat.
Baca Juga: Operasi Narkoba Polres Karanganyar: Pengedar Tembakau Gorilla Diringkus
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik dengan situasi yang berkembang dan bersama-sama menjaga kondisi tetap aman dan stabil," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa