Praktisi Mural dan grafiti Irul Hidayat berpose di depan mural bergambar Presiden Joko Widodo. [Suara.com/Budi Kusumo]
"Sering saya menggambar seperti Susi Pudjiastuti yang waktu itu masih menjadi menteri. Kita gambar sebagai wonder woman perang dengan perompak, hingga Jokowi menjadi supir becak," tuturnya.
Dirinya yang saat ini masih mengeyam pendidikan S3 nya di Institute Seni Indonesia (ISI) Surakarta ini menambahkan, bahwa konteks ini hanya soal ekpresi seni dari masing masing personal atau kelompok sesuai ideologi mereka saja.
"Bagi seniman kan bermacam-macam. Apalagi saat ini anak muda banyak yang berpedoman akhirnya hanya satu kata, lawan," pungkasnya.
Kontributor : Budi Kusumo
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab
-
Kobarkan Semangat Merah Putih, BRI Dukung Perjuangan Atlet Indonesia di Asian Games 2026
-
Pastikan Pelayanan Siap, Wali Kota Solo Cek Persiapan Haul Solo
-
Pagar Pamedan Pura Mangkunegaran Ambruk hingga Harus Disangga Bambu, Gegara Ditabrak Mobil
-
BRI Peduli Perluas Kesempatan Kerja Inklusif bagi Disabilitas lewat Pelatihan dan Pemagangan