Praktisi Mural dan grafiti Irul Hidayat berpose di depan mural bergambar Presiden Joko Widodo. [Suara.com/Budi Kusumo]
"Sering saya menggambar seperti Susi Pudjiastuti yang waktu itu masih menjadi menteri. Kita gambar sebagai wonder woman perang dengan perompak, hingga Jokowi menjadi supir becak," tuturnya.
Dirinya yang saat ini masih mengeyam pendidikan S3 nya di Institute Seni Indonesia (ISI) Surakarta ini menambahkan, bahwa konteks ini hanya soal ekpresi seni dari masing masing personal atau kelompok sesuai ideologi mereka saja.
"Bagi seniman kan bermacam-macam. Apalagi saat ini anak muda banyak yang berpedoman akhirnya hanya satu kata, lawan," pungkasnya.
Kontributor : Budi Kusumo
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Hujan Uang di Klaten! Pengunjung Rebutan Segepok Rupiah dari Atas Flying Fox
-
BRI Peduli Respons Cepat Gempa Flores, Bantuan Disalurkan ke Maumere dan Mbay
-
Keren! Warga Nguter Sukoharjo Buat Replika Menara Eiffel Setinggi 23 Meter dari Ratusan Bambu
-
Transformasi Digital BRI Bersama Danantara, BRImo Layani 49,7 Juta Pengguna