- Owner SPPG, Puspo Wardoyo, menegaskan kualitas utama Program Makan Bergizi Gratis dalam Dialog Publik di Boyolali.
- Program tersebut fokus menyajikan makanan sehat, aman, dan bernilai gizi seimbang bagi anak sekolah.
- Manfaat utama program adalah peningkatan kesehatan, penurunan stunting, dan optimalisasi kemampuan belajar siswa.
SuaraSurakarta.id - Komitmen terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat kembali ditegaskan oleh Owner SPPG, Puspo Wardoyo, dalam kegiatan dengan kepala sekolah yang digelar di Kalipepe Land, Boyolali, Rabu (31/12/2025).
Dialog ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat, pemangku kepentingan, serta pelaku usaha untuk membahas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang saat ini menjadi perhatian luas.
Dalam paparannya, Puspo Wardoyo menegaskan bahwa kualitas merupakan aspek utama yang tidak bisa ditawar dalam pelaksanaan program tersebut.
Ia menyampaikan bahwa setiap menu yang disajikan telah melalui proses perencanaan yang matang, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga penyajian, agar memenuhi standar gizi yang dibutuhkan masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.
“Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar soal memberikan makanan, tetapi memastikan bahwa makanan yang diberikan benar-benar sehat, aman, dan bernilai gizi seimbang,” ujar Puspo Wardoyo di hadapan peserta dialog.
Dia juga menyampaikan seluruh proses dari pemilihan bahan baku makanan bergizi sampai pengolahan masak secara higienis makanan bergizi gratis bagi siswa sekolah.
"Bapak ibu Kepala Sekolah bisa berdialog dengan kami, penyelenggara MBG yang kami kelola secara profesional. Karena kami tidak mengejar keuntungan saja. Back ground kami berpengalaman puluhan tahun sebagai pengusaha kuliner kami wajib ikut mendukung program pemerintah agar Pemenuhan Gizi (SPPG) bagi anak sekolah mencakup aspek kesehatan, pendidikan, dan pembentukan karakter," jelas Puspo Wardoyo.
"MBG manfaat utamanya: Peningkatan Kesehatan dan Pertumbuhan, Mengatasi Malnutrisi yakni Membantu menurunkan angka stunting dan kekurangan gizi melalui asupan makanan seimbang. Juga meningkatkan Imunitas Tubuh. Dimana Gizi yang tepat memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga siswa tidak mudah jatuh sakit dan angka ketidakhadiran sekolah berkurang," imbuh Puspo.
Dirinya juga membenarkan perkataan seorang kepala sekolah. Adanya makanan bergizi gratis dibagikan kepada siswa merupakan energi untuk beraktivitas. Memberikan pasokan energi yang cukup untuk menunjang aktivitas fisik dan metabolisme tubuh selama di sekolah.
Baca Juga: Dapur MBG Jadi Andalan Saat Banjir, SPPG Salurkan Puluhan Ribu Paket Bantuan di Bireun
"Optimalisasi kemampuan belajar karena meningkatnya konsentrasi. Adanya Asupan nutrisi yang memadai mendukung fungsi otak, sehingga siswa lebih fokus dan memiliki daya tangkap serta daya ingat yang lebih baik saat pelajaran," pungkas Puspo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat
-
Jokowi Ulang Tahun ke-65, Warga Geruduk Kediaman Pribadi di Sumber Solo
-
Bulog Surakarta Optimistis Target Penyerapan Beras Tercapai Sebelum Akhir Tahun
-
Viral Peserta Pria Pakai Kebaya di Malam 1 Suro Pura Mangkunegaran Surakarta
-
Dua Residivis Curanmor Ditangkap Polresta Solo, Gasak Motor dan Ponsel Warga yang Tertidur