Protes Harga Telur Anjlok Drastis, Peternak Ayam Gelar Aksi Mandi Telur

Ratusan peternak di Solo gelar aksi protes akibat anjloknya harga telur dan ayam. Mereka mendesak Mentan menstabilkan harga di atas HPP agar peternak tidak terus merugi.

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 07 Juli 2026 | 18:11 WIB
Protes Harga Telur Anjlok Drastis, Peternak Ayam Gelar Aksi Mandi Telur
Aksi mandi telur yang dilakukan para peternak ayam di Bundaran Gladak Solo. (Suara.com/Ari Welianto)
Baca 10 detik
  • Ratusan peternak ayam Soloraya menggelar aksi protes di Kota Solo pada Selasa (7/6/2026) akibat anjloknya harga komoditas.
  • Peternak menuntut Menteri Pertanian menstabilkan harga ayam dan telur di atas Harga Pokok Penjualan yang telah ditetapkan pemerintah.
  • Aksi tersebut dilakukan sebagai respons atas kerugian besar akibat kelebihan pasokan serta kenaikan biaya produksi pakan yang ekstrem.

SuaraSurakarta.id - Ratusan peternak ayam broiler dan ayam petelur Soloraya menggelar aksi Bundaran Gladak Jalan Slamet Riyadi Kota Solo, Selasa (7/6/2026).

Aksi yang digelar para peternak ayam dari Boyolali, Klaten, Karanganyar hingga Sukoharjo ini sebagai bentuk protes dengan harga ayam dan telur yang turun drastis.

Dalam aksinya mereka melakukan mandi telur sebanyak 5 kg. Mereka juga membagikan tiga peti telur gratis sebanyak 45-50 kg, 30 ekor ayam petelur hidup dan 50 ekor ayam broiler kepada warga dan pengguna jalan yang melintas. 

Salah seorang peternak yang melakukan mandi telur, Ardi mengatakan kalau aksi ini sebagai bentuk protes dengan harga telur saat ini. 

Baca Juga:Peringatan Malam 1 Suro, Kubu PB XIV Purboyo Tak Lakukan Kirab Pusaka, Ini Alasannya

Aksi ini ditujukan untuk Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman agar bisa menstabilkan harga telur dan ayam.

"Harga telurnya jatuh murah, ini protes karena terlalu murah, peternak rugi, harganya di bawah HPP, harganya terlalu murah. Harapannya supaya harga telur naik, stabil sesuai HPP," terangnya saat ditemui, Selasa (7/7/2026).

Sementara itu Koordinator aksi, Parjuni menyebut aksi dilakukan dampak dari anjloknya harga selama dua bulan terakhir ini. Kondisi ini membuat peternak terus merugi ratusan juta hingga miliaran.

"Berharap suara ini bisa sampai ke pemerintah. Karena ya memang ini kebijakan pemerintah yang belum tegas diterapkan," tandas dia.

Parjuni menjelaskan kalau aturan-aturan yang lahir dari peraturan menteri pertanian (Permentan) itu bisa dijalankan dengan tegas. Sehingga penerapan itu bisa mengantisipasi harga telur dan ayam anjlok.

Baca Juga:2 Kubu di Keraton Solo Tetap Gelar Kirab Malam 1 Suro, Duduk Saling Membelakangi

Tidak hanya itu, pemerintah juga harus bisa memperhatikan keseimbangan supply-demand dengan memperhatikan kebutuhan berdasar pada data Badan Pusat Statistik (BPS), seperti misalnya, impor GPS (Grand Parent Stock).

"Impor GPS itu kan mempengaruhi supply dua tahun berikutnya. Maka prediksinya sudah tahu, mau berapa kebutuhannya sudah diketahui. Otomatis disesuaikan dengan itu," papar dia.

Menurutnya pemerintah juga harus mengevaluasi para investor yang tidak memiliki latar belakang dari perunggasan.

"Kalau semua boleh pelihara, ini juga risikonya tinggi. Ya, karena apa? Pasti akan oversupply kembali, dan ini harus diantisipasi pemerintah," katanya.

Parjuni menegaskan berharap pemerintah bisa menaikkan harga ayam dan telur di atas Harga Pokok Penjualan (HPP). Harga telur itu Rp 23.000 per kg, sedangkan harga ayam broiler Rp 19.500-Rp 20.000 per kg.

"Harganya harus di atas Rp 23.000, atau sesuai HAP Rp 26.500. Untuk ayam potong, minimal di angka Rp 20.000. Harga Rp 19.500  sudah bisa masuk," sambung dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak