Awas! Ini Daftar Hari Terlarang untuk Mengganti Puasa Ramadan: Jangan Sampai Terlewat!

Ada 6 hari dilarang ganti puasa Ramadan (Qadha): Arafah (bagi haji), Syak, Idul Fitri, Idul Adha, Tasyrik, dan Jumat (tanpa diiringi). Istri perlu izin suami.

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 03 Februari 2026 | 07:39 WIB
Awas! Ini Daftar Hari Terlarang untuk Mengganti Puasa Ramadan: Jangan Sampai Terlewat!
Ilustrasi puasa ramadan. [Ist]
Baca 10 detik
  • Terdapat enam hari spesifik yang secara hukum Islam dilarang untuk melaksanakan puasa ganti (qadha) Ramadan.
  • Hari-hari terlarang tersebut meliputi Hari Arafah bagi yang haji, Hari Syak, Idul Fitri, Idul Adha, dan Tasyrik.
  • Istri diwajibkan meminta izin suami untuk mengganti puasa jika suami berada di rumah, serta hari Jumat tanpa didahului/diikuti puasa.

5. Hari Jumat: Dilarang Berpuasa Tanpa Izin

Pada hari Jumat, umat Islam dilarang berpuasa secara khusus tanpa diiringi dengan puasa pada hari sebelumnya atau setelahnya. Rasulullah SAW bersabda, "Janganlah kalian berpuasa pada hari Jumat, kecuali jika berpuasa sehari sebelumnya atau setelahnya."

Hal ini menunjukkan bahwa Jumat dianggap sebagai hari raya mingguan bagi umat Muslim, di mana lebih dianjurkan untuk fokus pada ibadah sholat Jumat, doa, dan dzikir.

6. Hari yang Dilarang bagi Istri Jika Suaminya Ada di Rumah

Baca Juga:Keajaiban Malam Selikuran Keraton Kasunanan Surakarta: Jejak Sejarah dan Makna Mendalam

Salah satu larangan yang cukup menarik adalah bagi seorang istri yang dilarang berpuasa (termasuk mengganti puasa Ramadhan) jika suaminya ada di rumah, kecuali dengan izin dari suami.

Rasulullah SAW bersabda, "Tidak dibolehkan seorang istri berpuasa saat suaminya di rumah, kecuali dengan izinnya." Oleh karena itu, seorang istri hanya boleh mengganti puasa Ramadhan dengan izin dari suaminya jika ia ingin melakukannya pada hari tersebut.

Hari yang Dianjurkan untuk Mengganti Puasa Ramadan

Selain hari-hari yang dilarang, ada juga beberapa hari yang sangat dianjurkan untuk mengganti puasa Ramadhan, seperti puasa Syawwal enam hari, puasa Senin dan Kamis, serta puasa Ayamul Bidh (tiga hari setiap bulan).

Meskipun puasa qadha itu wajib, umat Muslim disarankan untuk menggabungkan niat puasa qadha dengan puasa sunnah tersebut.

Baca Juga:Eratkan Silaturahmi dan Sosialisasi Program Kerja, DSKS Berbagi di PAKYM Solo

Mempersiapkan Diri Menjelang Ramadan 2026

Ramadhan 2026 semakin dekat, dan bagi yang belum menyelesaikan puasa qadha, sangat penting untuk segera menyelesaikannya.

Mengetahui hari-hari yang dilarang untuk berpuasa dapat membantu umat Muslim dalam merencanakan waktu yang tepat untuk mengganti puasa yang tertinggal.

Dengan perencanaan yang baik, umat Muslim dapat menunaikan kewajiban puasa dengan lebih teratur dan tepat waktu.

Semoga informasi ini bermanfaat dalam membantu Anda merencanakan puasa qadha sebelum datangnya Ramadhan berikutnya. Jangan sampai melewatkan kesempatan untuk mengganti puasa dengan bijak dan sesuai aturan yang berlaku.

Kontributor : Dinar Oktarini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini