5 Fakta Terbaru Drama Gembok Keraton Solo, Konflik Dua Raja Berlanjut Meski Sudah Bertemu Wapres

Konflik Keraton Surakarta memanas: ganti gembok berulang meski sudah bertemu Wapres Gibran. Museum tertutup, publik khawatir warisan budaya terganggu.

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 17 Januari 2026 | 17:46 WIB
5 Fakta Terbaru Drama Gembok Keraton Solo, Konflik Dua Raja Berlanjut Meski Sudah Bertemu Wapres
Ilustrasi gembok keraton kasunanan surakarta diganti. [Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Konflik kepemimpinan antara Pakubuwono XIV Purbaya dan Hangabehi tetap memanas, ditandai aksi saling mengganti gembok akses Keraton Surakarta.
  • Lembaga Dewan Adat (LDA) mengonfirmasi penggantian gembok sebagai respons pengamanan kawasan keraton oleh kelompok mereka.
  • Penggantian gembok ini berdampak langsung pada penutupan Museum Keraton, merugikan masyarakat dan program konservasi budaya.

4. Sudah Bertemu Wapres, Tapi Konflik Tak Mereda

Pada hari yang sama, kedua raja Keraton Surakarta sempat bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka usai menunaikan Salat Jumat di Masjid Agung Keraton Solo. Pertemuan ini sempat memunculkan harapan bahwa konflik internal akan mereda.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran menyampaikan pesan agar seluruh pihak menjaga kondusivitas dan memperhatikan kelestarian aset budaya.

“Kami titip ke Pak Wali, mohon selalu dijaga kondusivitasnya. Aset-aset yang sudah terbangun mohon bisa dirawat dengan baik. Kota Solo yang penuh kebudayaan ini dijaga bersama,” ujar Gibran.

Baca Juga:Tinjau Talud Longsor di Nusukan, Respati Ardi Minta Penanganan Komprehensif

Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa pesan tersebut belum mampu menghentikan eskalasi konflik.

5. Publik Menunggu Jalan Tengah Konflik Keraton

Hingga kini, belum ada kesepakatan resmi yang diumumkan kedua belah pihak terkait pengelolaan kawasan keraton. Aksi saling mengganti gembok justru memperlihatkan bahwa persoalan mendasar belum terselesaikan.

Situasi ini membuat masyarakat, pemerhati budaya, serta pelaku pariwisata berharap ada solusi damai yang mengedepankan kepentingan publik dan pelestarian budaya.

Keraton Kasunanan Surakarta selama ini menjadi simbol penting identitas budaya Kota Solo. Konflik yang berlarut dikhawatirkan tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga menggerus fungsi keraton sebagai pusat kebudayaan yang terbuka dan terawat.

Baca Juga:Tak Lagi Menjabat Petugas Partai, FX Rudyatmo Pilih Kembali Jadi Tukang Las

Kontributor : Dinar Oktarini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak