Charoen Pokphand Indonesia Imbau Konsumen Tak Tergiur Penawaran dan Transaksi Medsos

Charoen Pokphand Indonesia (CPI) peringatkan penipuan berkedok penjualan produk via medsos pakai akun palsu dan ID palsu.

Ronald Seger Prabowo
Kamis, 01 Januari 2026 | 16:25 WIB
Charoen Pokphand Indonesia Imbau Konsumen Tak Tergiur Penawaran dan Transaksi Medsos
Di tengah meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk ayam potong dan olahan PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) Tbk, masih ada saja pihak-pihak yang memanfaatkan kesempatan dengan melakukan penipuan mengatasnamakan CPI terhadap masyarakat.
Baca 10 detik
  • PT Charoen Pokphand Indonesia mengonfirmasi maraknya penipuan mengatasnamakan perusahaan melalui media sosial menjelang akhir 2025.
  • Oknum penipu menggunakan identitas palsu, termasuk kartu identitas karyawan palsu, untuk menawarkan produk CPI kepada masyarakat.
  • Masyarakat diimbau hanya bertransaksi melalui gerai resmi seperti Prima Fresh Mart untuk menjamin keamanan pembelian produk.

SuaraSurakarta.id - Di tengah meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk ayam potong dan olahan PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) Tbk, masih ada saja pihak-pihak yang memanfaatkan kesempatan dengan melakukan penipuan mengatasnamakan CPI terhadap masyarakat.

Di penghujung tahun 2025 ini, kembali terjadi penipuan dengan mengatasnamakan CPI menawarkan melalui media sosial menggunakan akun palsu PT Charoen Pokphand Indonesia.

Bahkan oknum tersebut juga berani menunjukkan identitas palsu dengan screenshoot ID Card karyawan sebagai Marketing CPI.

Gun Affandy selaku Communication & Public Affair Coordinator PT Charon Pokphand Indonesia Tbk membenarkan adanya kasus penipuan yang mengatasnamakan perusahaannya.

Baca Juga:Kasus Penipuan Ratusan Juta Rupiah, Bos CV Dua Putra Perkasa Dipenjara 2 Tahun

"Banyak modus yang dilakukan penipu dengan menggunakan nama perusahaan. Korbannya adalah masyarakat, dengan cara menawarkan produk kami melalui media sosial. Sudah berulang kami imbau kepada masyarakat agar tidak mempercayai penawaran melalui media sosial seperti WhatsApp. Sekali pun penipu menawarkan dengan foto-foto yang meyakinkan dengan mengirim ID Card seolah karyawan kami. Semuanya itu palsu atau kedok untuk mengelabui korban agar percaya," tegas Gun Affandy, Kamis (1/1/2025).

Oleh karenanya, Gun Affandy tegas meminta agar masyarakat tidak mempercayai pola-pola penawaran penjualan melalui media sosial.

"Bila menghendaki pembelian produk kami, bisa langsung ke gerai-gerai resmi kami. Silahkan transaksi di gerai-gerai seperti Prima Fresh Mart yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Dengan demikian transaksi akan terjamin keamanannya," ungkap Gun Affandy.

Apabila masyarakat menerima penawaran melalui WhatsApp, dan meminta mengirimkan data serta transfer uang, agar tidak ditanggapi. Apalagi dengan dalih untuk laporan order perusahaan dan sebagainya.

Baca Juga:Koperasi Tipu-tipu Milik Kepala SMA di Solo, Kerugian Sekitar Rp 1 Miliar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini