Baca 10 detik
- Maha Menteri Tedjowulan mengundang KGPH Mangkubumi dan Purboyo di Loji Gandrung pada 28 November 2025 untuk membahas suksesi.
- KGPH Purboyo tidak menghadiri undangan kedua dari Tedjowulan sebagai pelaksana fungsi ad interim Raja Keraton Surakarta.
- Pertemuan gagal mencapai tujuan karena Purboyo tidak kooperatif; Tedjowulan berencana mengundang kembali dengan agenda serupa.
Pakoenegoro menambahkan Tedjowulan tidak patah arang untuk kembali mengundang dan mempertemukan mereka berdua.
"Kami akan kembali mengirimkan undangan untuk pertemuan berikutnya. Agendanya masih akan sama," pungkasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Baca Juga:Takhta Terbelah Dua, Duit Rakyat Tertahan: Nasib Hibah Rp200 Juta Keraton Solo di Ujung Tanduk