Masyarakat Diminta Tak Panic Buying Soal Kenaikan Harga Pangan di Kota Solo

TPID mengimbau masyarakat ikut menjaga stabilisasi harga bahan pokok menjelang Idul Adha 1445 H.

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 13 Juni 2024 | 07:35 WIB
Masyarakat Diminta Tak Panic Buying Soal Kenaikan Harga Pangan di Kota Solo
TPID Kota Surakarta memantau harga sembako di Pasar Kadipolo Solo, Jawa Tengah, Rabu (12/6/2024). [ANTARA/HO-Humas Pemkot Surakarta]

SuaraSurakarta.id - Kenaikan harga bahan pokok terus dirasakan di beberapa daerah, termasuk Kota Surakarta. Namun demikian, kenaikan itu juga bisa dipicu oleh tingkah laku masyarakat sendiri. 

Pemerintah Kota Surakarta melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mengimbau masyarakat ikut menjaga stabilisasi harga bahan pokok menjelang Idul Adha 1445 H. Yaitu dengan tidak melakukan panic buying atau pembelian mendadak.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Surakarta Gatot Sutanto mengatakan imbauan tersebut diberikan untuk mewaspadai terjadinya kelangkaan bahan pokok di pasaran.

Selain itu, diharapkan tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan di lapangan.

Baca Juga:Siap Menangkan Rekomendasi DPP PDIP, FX Rudy: Kalau Mau Merecoki, Gelut Wae Saiki

"Beberapa yang dipandang akan sulit dicari atau mulai langka kami upayakan untuk ditambah pasokannya. Namun masyarakat juga harus bijak dalam belanja, jangan panic buying," katanya dikutip dari ANTARA pada Kamis (13/6/2024). 

Dari hasil pemantauan tersebut, dikatakannya, sejauh ini harga sejumlah bahan pokok masih normal. Meski demikian, dikatakannya, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga meski tidak signifikan.

Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga yakni cabai merah besar dari Rp38.000/kg menjadi Rp45.000/kg. Selain itu, untuk cabai rawit mengalami kenaikan harga dari Rp30.000/kg menjadi Rp38.000/kg.

Sekretaris Daerah Kota Surakarta Budi Murtono mengakui terjadinya kenaikan harga di beberapa komoditas pokok.

"Dari pemantauan di Pasar Kadipolo untuk harga daging stabil, ada kenaikan tapi tidak signifikan, karena hari ini stok daging berkurang," katanya.

Baca Juga:Jejak Akbar Tandjung di Pilkada Solo? Sang Putri Maju Cawali Lewat 2 Partai Sekaligus

Dari hasil pantauan, untuk harga daging sapi naik dari Rp125.000/kg menjadi Rp130.000/kg.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Surakarta Dwiyanto Cahyo Sumirat mengatakan kenaikan harga sejumlah komoditas pokok dipicu meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Idul Adha.

"Komoditas yang harganya agak tinggi ada cabai, pemicunya karena saat ini produktivitasnya sedikit menurun, sementara permintaan meningkat," katanya.

Meski demikian, dikatakannya, kenaikan kali ini tidak setinggi pada periode sama tahun lalu. Ia mengatakan pada tahun lalu ada kenaikan harga pokok hingga lebih dari 50 persen dari bulan ke bulan.

"Tapi kalau sekarang sekitar 24 persen," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak