Menuju Inovasi Minuman Sehat: Produk Honey Lemon Silina dengan Mindset Entrepreneur Aslab UNS

Kurikulum pendidikan tinggi perlu membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang mereka butuhkan ke depan.

Ronald Seger Prabowo
Rabu, 05 Juni 2024 | 15:00 WIB
Menuju Inovasi Minuman Sehat: Produk Honey Lemon Silina dengan Mindset Entrepreneur Aslab UNS
Kurikulum pendidikan tinggi perlu membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang mereka butuhkan ke depan. [Dok Pribadi]

SuaraSurakarta.id - Bagaimana karakterisasi entrepreneur mindset bagi asisten laboratorium (aslab)? Sikap entrepreneur dapat dimaknai dengan berbagai cara. Hal ini secara eksplisit berarti mengatur dan mengembangkan bisnis baru, atau dapat berarti secara implisit menjadi pemimpin dalam hidupnya sendiri.

Kurikulum pendidikan tinggi perlu membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang mereka butuhkan ke depan. Ini diperlukan untuk memimpin suatu proyek secara mandiri tanpa arahan atau pengawasan dan mampu mengatasi tantangan sendiri. Semua perguruan tinggi mengutamakan kompetensi ini.

Selain itu, memunculkan seorang pemimpin dengan menanamkan nilai-nilai disiplin diri, membentuk niat dan perilaku dalam bersikap. Dengan ketelitian logika dan kejelasan argumen, aslab. dapat mengidentifikasi kedua sisi situasi dan sampai pada solusi yang tepat.

Pada Laboratorium Perencanaan dan Perancangan Produk (P3) Teknik Industri Universitas Sebelas Maret (UNS), aslab. P3 selain kuliah dan memberikan pendamping pada praktikan, juga mengikuti pelatihan entrepreneur mindset melalui bisnis model canvas (BMC) dengan tema minuman kesehatan honey lemon silina.

Baca Juga:Nahkodai Keind, Astrid Widayani Buka Kolaborasi Perkuat Ekosistem UMKM

Teknologi mesin pengawetan dan produk merupakan hasil kreatif dari aslab. P3. Honey lemon silina, kombinasi antara madu dan lemon jika dicampur dalam proporsi yang tepat, keduanya menawarkan manfaat kesehatan yang luar biasa.

Pelatihan BMC bagi aslab. P3 untuk melihat apakah peserta pelatihan dapat melampaui manfaat apa yang diperoleh dan membuat keputusan bijaksana bagi bisnis dan masyarakat lebih luas.

Growth mindset ditanamkan pada aslab. P3 — dipadukan dengan pendekatan pengambilan keputusan berbasis value dan berbasis data — mempersiapkan aslab untuk mengatasi tantangan terbesar saat ini dan mengubah dunia, demi kebaikan. BMC untuk mengembangkan dan menyempurnakan rencana bisnis.

Ini adalah representasi visual dari elemen kunci bisnis, membantu mengidentifikasi potensi risiko dan peluang. Membagi sembilan elemen berupa visual chart, menciptakan landasan yang kuat agar sukses dalam bisnis minuman kesehatan.

Pelatihan BMC pada aslab. P3 memberikan dampak komprehensif dalam perencanaan bisnis, meskipun BMC sederhana hanya satu halaman tapi mencangkup semua elemen rencana bisnis. Sembilan elemen BMC mencangkup customer, value proposition, channel, customer relationship, revenue stream, key activities, key resource, key partnership, dan cost structure.

Baca Juga:Keren Lur! Gandeng Nvidia, Sekolah AI Bakal Dibangun di Solo Technopark

BMC menjadi pilihan pendekatan untuk mengajak aslab dapat menjalankan ide-ide bisnis dengan menuangkan dalam sembilan elemen, sehingga bisnis yang akan dibangun menjadi terstruktur dan dapat diukur dengan jelas.

Peran penting lab. P3 dalam hilirisasi produk yang berorientasi pada penelitian terapan atau penelitian empirikal, lab. P3 memiliki jejaring di luar kampus dan komunitas UMKM. Lab. P3 adalah wadah komunitas aslab yang ramah memungkinkan tingkat keterlibatan, kolaborasi, dan penyesuaian pelatihan yang lebih mendalam.

Aslab. P3 dapat mengandalkan dukungan dari dosen, staf dan rekan-rekan mereka sambil mengatur jadwal kuliah yang ketat. Aslab dapat menerapkan apa yang telah pelajari di kelas ke situasi dunia nyata melalui kesempatan belajar sesuai pengalaman dengan mengembangkan tumbuhnya entrepreneur mindset, memungkinkan mereka bertindak dengan gesit dan cepat dalam lanskap bisnis yang terus menerus berubah.

Karakterisasi entrepreneur mindset untuk aslab. P3 dengan memadukan pengambilan risiko, kreativitas, inovasi dengan tujuan menciptakan value produk dan kemampuan merencanakan dan mengelola proyek untuk mencapai tujuan. Entrepreneur mindset berkembang seiring berjalannya waktu dan membutuhkan latihan terus.

Mendukung dalam kehidupan sehari-hari dan membuat aslab lebih sadar akan konteks profesi mereka dan mampu memanfaatkan peluang. Pelatihan berwawasan entrepreneur mindset telah mendapat peningkatan minat sebagai growth mindset pada profil di dalam kurikulum 2024 Teknik Industri UNS.

Penulis: Lobes Herdiman, Lab. Perencanaan dan Perancangan Produk (P3) Teknik Industri Fakultas Teknik UNS

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak