Jelang Ramadan, Tradisi Padusan Digelar di Boyolali

Tradisi 'Padusan' selalu digelar menjelang memasuki bulan Ramadan. Budaya itu diyakini untuk membersihkan diri sebelum menjalankan ibadah puasa

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 09 Maret 2024 | 17:34 WIB
Jelang Ramadan, Tradisi Padusan Digelar di Boyolali
"Mas dan Mbak Kabupaten Boyolali" dalam Gebyar Padusan menjelang Bulan Puasa di tempat wisata Pemandian Tirtomarto Pengging, Banyudono, Kabupaten Boyolali, Sabtu (9/3/2024). [ANTARA/Bambang Dwi Marwoto]

SuaraSurakarta.id - Tradisi 'Padusan' selalu digelar menjelang memasuki bulan Ramadan. Budaya itu diyakini untuk membersihkan diri sebelum menjalankan ibadah puasa. 

Pemerintah Kabupaten Boyolali pun menggelar tradisi Gebyar Padusan untuk menyambut Ramadan 1445 Hijriah di tempat wisata Pemandian Tirtomarto Pengging, Kecamatan Banyudono, Sabtu (9/3/2024).

Kegiatan itu diawali dengan kirab budaya dilanjutkan upacara mandi oleh "Mas dan Mbak Boyolali" di Umbul Ngabean Tirtomarto Pengging, sebagai simbol penyucian diri sebelum warga menjalankan ibadah puasa.

Bupati Boyolali M Said Hidayat mengapresiasi Gebyar Padusan dan Kirab Budaya 2024 diselenggarakan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) setempat itu.

Baca Juga:Pameran Pusaka Jadi Cara Disdikbud Boyolali Edukasi Anak-anak

"Kami mengucapkan bersyukur karena pelaksanaan Gebyar Padusan menjelang bulan Ramadhan 2024 ini dapat dilaksanakan dengan lancar dan baik," katanya dikutip dari ANTARA.

Ia berharap, daerah setempat terus menjaga dan melestarikan seni, budaya, dan tradisi. 

Ia juga menyampaikan selamat kepada umat Islam setempat yang akan melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.

"Tentunya dengan ketulusan dan keikhlasan menjalankan ibadah dan doa dipanjatkan untuk Kabupaten Boyolali semakin baik ke depan. Masyarakat juga semakin sehat dan kesejahteraan terus meningkat serta kemiskinan dapat ditekan," katanya.

Kepala Disporapar Kabupaten Boyolali Budi Prasetyaningsih mengatakan Gebyar Padusan digelar secara meriah di dua lokasi di daerah itu, yakni Pemandian Tirtomarto Pengging Banyudono dan objek wisata Tlatar.

Baca Juga:Pura-pura Tanya Alamat, Nenek di Boyolali Jadi Korban Perampokan, Ini Kronologi Lengkapnya

Dia mengatakan padusan di Pemandian Tirtomarto Pengging diawali dengan ritual, sedangkan kirab mulai dari kantor Kecamatan Banyudono menuju objek wisata Pemandian Tirtomarto Pengging.

Selain itu, katanya, Gebyar Padusan meningkatkan kunjungan wisata di tempat itu. Jumlah pengunjung Pemandian Tirtomarto Pengging pada hari biasa sekitar 2.000 orang, sedangkan saat padusan diperkirakan 5.000-6.000 orang.

Ia mengimbau masyarakat yang mengikuti acara padusan di tempat itu tetap menjaga keselamatan karena berada di tempat wisata air.

Meskipun demikian, pihaknya sudah menyiapkan beberapa tim penjaga keselamatan para pengunjung.

"Kegiatan itu perlu dilestarikan karena budaya, kita disamping ada dihubungkan dengan keagamaan pada bulan Ramadhan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini