Duh! Kebiasaan Tidur 'Ngorok' Jadi Penyebab Pasutri Pisah Ranjang

Mendengkur atau 'ngorok' rupanya membuat masalah baru di dalam sebuah rumah tangga. Bahkan, suami-istri memutuskan pisah ranjang karena masalah tersebut

Budi Arista Romadhoni
Minggu, 18 Februari 2024 | 12:28 WIB
Duh! Kebiasaan Tidur 'Ngorok' Jadi Penyebab Pasutri Pisah Ranjang
Ilustrasi kebiasaan tidur mendengkur atau ngorok. (Shutterstock)

Para ahli sepakat bahwa ada beberapa keuntungan bagi pasangan yang memutuskan untuk tidur di kamar terpisah.

"Keuntungan utamanya adalah mereka dapat tidur dengan teratur dan nyenyak. Dan mendapatkan kualitas tidur yang baik sangat penting bagi kesejahteraan mereka secara keseluruhan," kata Dr Collier.

"Jika seseorang tidak bisa tidur, itu mempengaruhi segala hal. Mulai dari kekebalan tubuh mereka hingga cara kerja tubuh mereka.

“Tak hanya itu, tidur yang kurang berkualitas dapat membuat Anda lebih cepat marah dan tidak sabar. Anda bahkan dapat terkena sejenis depresi," tambahnya.

Baca Juga:Sejarah Kampung Balong, Kawasan Pecinan Terbesar di Solo

Psikiater percaya bahwa "perceraian tidur" juga dapat membantu menjaga hubungan yang "lebih sehat".

"Kami tahu bahwa ketika pasangan tidak mendapatkan istirahat yang cukup, mungkin akan lebih sering berdebat, lebih mudah tersinggung dan kehilangan empati," katanya.

Seema Khosla, seorang pulmonolog dan juru bicara AASM, setuju dengan pernyataan ini.

"Kami tahu bahwa kurang tidur dapat memperburuk suasana hati Anda, dan mereka yang kurang tidur cenderung lebih sering berdebat dengan pasangan mereka.

“Mungkin ada rasa benci yang terpendam terhadap orang yang membuat tidur Anda terganggu yang dapat berdampak negatif pada hubungan itu," katanya ketika AASM meluncurkan investigasi terkait "perceraian tidur".

Baca Juga:Pusing Tak Bisa Jualan, Pedagang Daging Anjing di Solo Ajukan Audiensi

"Tidur nyenyak penting bagi kesehatan dan kebahagiaan, jadi tidak heran jika beberapa pasangan memilih untuk tidur terpisah demi kesejahteraan mereka bersama," tambahnya.

Bagi Cecilia, tidur di ruangan yang berbeda dari pasangannya saat ini telah "mengubah hidupnya".

"Jauh lebih nyaman. Karena faktanya saya bisa tidur lebih nyenyak, memiliki lebih banyak ruang di tempat tidur, dan bisa berbalik badan tanpa mengganggu orang lain.

"Juga, Anda tidak harus bangun pada jam yang sama dengan pasanganmu. Anda benar-benar bisa bangun sesuai kebutuhan atau keperluan Anda," ujarnya.

Kerugian dari pisah ranjang?

Kerugian yang paling jelas adalah praktik ini membutuhkan kasur tambahan dan kemungkinan besar juga kamar tambahan, dan bagi banyak pasangan itu bukan opsi yang memungkinkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak