Kampung Balong juga menjadi saksi bisu berbagai peristiwa sejarah penting di Solo, termasuk Perang Diponegoro dan era kolonial Belanda.
Saat ini, Kampung Balong masih menjadi salah satu pusat komunitas Tionghoa di Solo. Meskipun banyak keturunan Tionghoa yang telah berasimilasi dengan budaya Jawa, tradisi dan budaya Tionghoa masih dilestarikan di kampung ini.
Setiap tahun, Kampung Balong menyelenggarakan berbagai acara perayaan, seperti Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh. Acara-acara ini menarik banyak wisatawan dan menjadi daya tarik utama Kampung Balong.
Baca Juga:Sungai Bengawan Solo Kembali Tercemar, Diduga dari Industri Alkohol di Sukoharjo