![Warga melintasi gambar mural yang menghiasi Koridor Gatot Subroto (Gatsu) hingga Ngarsopuro seusai revitalisasi penataan kawasan setempat di Solo, Jawa Tengah, Selasa (3/1/2023).ANTARA FOTO/Maulana Surya/aww]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/08/13/81683-koridor-gatsu.jpg)
Kampung Mural di kawasan Kemlayan atau Singosaren atau Jalan Gatot Subroto ini semakin digandrungi warga karena didesain artistik dengan dukungan sejumlah event kesenian.
Selain itu, di sepanjang koridor tersebut setiap Sabtu malam juga digelar bazar barang barang kreasi seni bertajuk Street Art Week.
3. Balaikota Solo
![Halaman Balai Kota Solo menjadi salah satu lokasi panggung hiburan CFN Tahun Baru. [ayosolo.id/Wijayanti Putrisejati]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/08/13/43627-balaikota-solo.jpg)
Kawasan Jalan Jenderal Soedirman, tepatnya halaman Balaikota Solo saat ini semakin terbuka untuk masyarakat. Setiap malam warga diperbolehkan nongkrong melepas penat di kawasan itu sembari menikmati suasana malam.
Baca Juga:Aset-Aset Benny Tjokro yang Disita Gegara Korupsi, Benteng Vastenburg hingga Waterboom
Pada moment-moment tertentu masyarakat juga semakin dibuat refresh pikirannya dengan aneka instalasi lampion tematik. Seperti lampion bertema Imlek, Natal, Ramdhan dan Idul Fitri.
![Kondisi Benteng Vastenburg. [Istore]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/07/27/38081-benteng-vastenburg.jpg)
Benteng peninggalan zaman kolonial ini juga lumayan asyik digunakan sebagai tempat healing tipis-tipis.
Ada banyak wedangan, kedai kopi jalanan yang turut menyemarakkan suasana malam di Jalan Jenderal Sudirman selain depan Balaikota.
5. Pasar Gede
Baca Juga:Disita Kejagung, Kok Bisa Cagar Budaya Benteng Vastenburg Solo Dimiliki Benny Tjokro?
![Pasar Gede di Kota Surakarta ditutup, lantaran 11 pedagang terkonfirmasi postif Covid-19. [Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/11/30/20555-pasar-gede-di-kota-surakarta-ditutup.jpg)
Jika pagi hingga sore, Pasar Gede menjadi jujugan para pecinta kuliner ikonik Kota Bengawan. Sebut saja thengkleng, dawet, cabuk rambak, gempol pleret hingga makanan non-halal, yakni babi pikul.