Menurutnya, kalau nggak ada Pak Rudy, nggak mungkin ada yang namanya Pasar Legi, Semanggi, Mojo.
"Beliaukan yang paling pertama melakukan land clearing, konsolidasi keluarga yang malah susah itu. Saya tinggal bangun tok gampang itu, sing konsolidasi sama warga itu yang susah," ungkap dia.
Pak Rudy, lanjut dia, lebih banyak berperan besar terhadap kemajuan Kota Solo dibandingkan dirinya yang tinggal melanjutkan.
"Iya berperan besar banget, Pasar legi, Semanggi, Mojo, Losari, GOR Indoor Manahan. Itukan saya tinggal melanjutkan tok, flyover, masjid, tanah segala macam kan beliau juga, sayakan tinggal bangun," lanjutnya.
Gibran mengaku juga sering mendapat masukan dan evaluasi dari Pak Rudy.
"Saya juga masih belajar banyak dari beliau. Kan saya juga dievaluasi, beliau guru sekaligus mentor," tandas dia.
Kontributor : Ari Welianto