"Awalnya itu agak sulit tapi pas malah enak. Tidak latihan, cuma mencoba saja tadi sebelum lomba dimulai," ucapnya.
Berat Sebelah
Sementara itu Kepala Desa (Kades) Pranan, Sarjanto mengatakan ini balapan onthel keranjang dengan berat sebelah.
Ada alasan kenapa menggelar balap sepeda dengan keranjang ini. Karena dulu keranjang ini merupakan alat angkut bagi warga Desa Pranan yang merupakan bakul buah.
"Dulu sebelum pakai sepeda motor, pakai sepeda onthel dengan keranjang dan bebannya sebelah. Ini sudah turun temurun, bahkan hingga sekarang masih ada tapi tidak banyak," papar dia.
Akhirnya untuk mengenang kembali, dibuat lomba balap onthel keranjang dengan beban sebelah. Ternyata warga sangat antusias, ada 50 warga mendaftar dan empat perempuan.
"Ini untuk mengenang dan nostalgia juga. Ini baru pertama kali digelar di Sukoharjo mungkin juga di Indonesia dan sangat antusias sekali. Ke depan ini akan jadikan agenda rutin tiap tahun," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Baca Juga:Viral Anak Ini Jual TV Hadiah Lomba untuk Melanjutkan Sekolah, Mana Kak Seto?